Kota Jayapura Adalah Miniatur Indonesia : Pertunjukkan Kesenian Tradisional Merawat Kebhinekaan

0
595
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saat pemukulan tifa tanda launching FestivalTeluk Humboldt ke 10 di Mall Jayapura. (Elsye / HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA) – Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KEMKOMINFO RI) melalui serangkaian kegiatan Forum Dialog Merawat Kebhinekaan Melalui Literasi Media gelar Pertunjukkan Kesenian Tradisional, sebagai upaya mengejar dinamika perkembangan media.

“Teknik pertunjukkan rakyat untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat yakni dengan atraksi kekayaan budaya dan bahasa sebagai wujud mengejar dinamika media online dengan cara konvensional,” kata Tenaga Ahli Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) Freddy H Tulung, saat membuka Pertunjukkan Kesenian Tradisional di Taman Imbi, Kamis 15 November 2018 pekan lalu.

Ia mengatakan, dialog publik dengan tema yang menarik yakni “Merawat Kebhinekaan” yang diselenggarakan di Aula Sian Sioor Kantor Wali Kotq Jayapura pada kamis pagi, mengajak warga merawat proses literasi media.

Media konvensional berkembang menjadi media baru atau dikenal dengan internet dalam wujud media sosial. Kecepatan informasi yang berkembang berpotensi meninggalkan siapa saja yang kurang terlibat di dalam arus digitalisasi tersebut.

Kekayaan budaya dan bahasa hingga dinamika perkembangan di dalam bingkai bhinekaan sangat kompleks dan peran media sangat krusial di dalam urgensi literasi yang dikemas dalam dialog publik, dilanjutkan dengan pertunjukkan rakyat.

“Kami sampaikan penghargaan dan apresiasi sebesar-besarnya atas terselenggaranya dialog publik dan pertunjukkan kesenian tradisional,” katanya.

Sementara itu, Plh. Sekda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos, M.Si., mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Kemkominfo RI karena telah memilih Kota Jayapura sebagai locus terselenggaranya kegiatan Literasi Media.

“Kota Jayapura adalah miniatur Indonesia,  karena seluruh suku bangsa ada di kota ini, kalau ingin melihat kebhinekaan Indonesia ada di Papua di Kota Jayapura, Indonesia tanpa Papua bukan NKRI, karena merupakan bagian intergral di dalamnya,” katanya.

Plh Sekda mengajak, seluruh warga Kota Jayapura yang hadir untuk menyaksikan pertunjukkan yang digelar di titik nol Taman Imbi. Diharapkan melalui kegiatan tersebut mampu meningkatkan kecintaan terhadap budaya melalui literasi media dan pertunjukkan kesenian tradisional. (Humas Setda Kota Jayapura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here