Renungan Pagi : KENDALIKAN LIDAH

297

Tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.
…YAKOBUS 3:8…

*KENDALIKAN LIDAH*

Sobatku, didalam pembicaraan satu kelompok, sering terjadi perselisihan hanya karena perkataan yang terucap tidak pada waktu dan situasi yang tepat.

Salah satu hal yang tidak dapat ditarik kembali adalah perkataan yang keluar dari mulut kita. Dan aktivitas yang paling banyak dan yang paling penting bagi manusia adalah berbicara, entah sudah berapa ribu kata yang keluar dari mulut kita.

Caption Foto : Suasana Pelayanan Bersama warga jemaat di Pontianak dan Anthonius Ayorbaba (kini menjabat Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah) saat foto bersama Isterinya, Pdt. Naomi Maloringan, S.Th., dengan anaknya, Terus Setia Melayani Tuhan dimana saja berada. (Foto Istimewa) 

*Bila kita tidak bijak mengunakan kata – kata,  maka bisa merusak relasi antar sesama, apalagi bila diucapkan dalam situasi, tempat dan kondisi yang tidak tepat, meskipun dengan maksud baik.*

Sobatku, kita perlu mengendalikan lidah untuk membangun relasi dan bijak dalam menyampaikan perkataan yang keluar dari mulut kita.

Karena perkataan bisa membawa dampak positip untuk membangun, meneguhkan, menguatkan, memuji, memberkati dan bersaksi tentang kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

Namun sebaliknya kita bisa juga membawa dampak negatif seperti, mengutuk, menghina, menyepelekan, memaki dan sebagainya.

Firman Tuhan mengingatkan kita, tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai dan penuh racun yang mematikan.

Betapa pentingnya mengendalikan lidah, seperti kekang pada kuda dan kemudi pada kapal. Karena orang yg dapat mengendalikan lidah akan mengendalikan seluruh hidupnya._

Sobatku…. Tidak ada yang terlalu sukar yang tidak bisa diatasi, jika kita memegang sikap positif dan melakukan dengan jalan Tuhan.*

Setiap kesalahan yang pernah kita lakukan adalah bagian dari proses pembentukan kepribadian, jangan menyesali semua kesalahan, tetapi sesalilah jika semua itu tidak berdampak adanya perubahan._

PERUBAHAN ADALAH SUATU PROSES YANG TERUS MENERUS UNTUK KITA LAKUKAN, SEHINGGA PERUBAHAN ITU AKAN TERJADI DALAM SETIAP USAHA YANG KITA LAKUKAN, SEHINGGA TERJADI ADANYA PERUBAHAN.

Sobatku, Mendung diciptakan bukan untuk membuat langit gelap, tetapi untuk memberi kabar gembira akan sejuknya air hujan yang akan turun. Luka bukan hanya semata untuk membuat kita tersiksa, tapi ia tercipta agar kita tersadar bahwa kita hanyalah Manusia Biasa.

Mari… Genggam keyakinan, Jangan pernah dilepaskan, indahnya kehidupan, bukan terletak dari banyaknya kesenangan. Tapi terletak pada rasa syukur kita kepada TUHAN. “PERBAIKI DIRI”, buang kata² yang tidak baik dan yang menghancurkan orang lain._

*ORANG BIJAK TAHU, KAPAN HARUS BERKATA – KATA

Renungkanlah… !

Selamat Berkarya bagi Yesus dan jadilah Berkat bagi semua orang,.
…Tuhan Yesus Berkati…

Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI. (ISTIMEWA)

*Dukung & Doakan VG Emaus Bermazmur, Vol.2, PEDULI KOROWAI*
Telah di edarkan pada Jemaat2 GKI :
1. Klasis Port Numbay
2. Klasis Sentani
3. Klasis Manokwari
4. Klasis Yapen Seĺatan,
Semua dukungan jemaat & bapak/ibu/Sdr/i dengan doa & membeli DVD Emaus Bermazmur akan sangat berarti utk membantu penerjemahan Alkitab dari Bahasa Indonesia, ke bahasa Suku Koròwai & Korowai Batu, di Kabupaten MAPI, yang rindu membaca Alkitab dengan Bahasa Mereka sendiri,.
Tuhan Yesus memberkati,.

Executìve Pròducer, Anthonius Ayorbaba,.
🙏🙏🙏👏👏👏