BKMT Kab. Jayapura dan MT Khoirun Nisa Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

232
Foto Bersama Pengurus BKMT Kabupaten Jayapura dengan MT Khoirun Nisa dan Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Organisasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Jayapura bekerjasama dengan Majelis Taklim (MT) Khoirun Nisa Kampung Harapan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung SKB, Jalan Raya Kemiri, Kota Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (18/11/2018) pagi pekan kemarin.

 

Kegiatan ini dihadiri Ketua BKMT Kabupaten Jayapura Hj. Siti Rukiyah Sulaeman Hamzah, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, Ketua MUI Kabupaten Jayapura K.H. Makmun Rosyidi, Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Papua H. Sulaeman L. Hamzah, Ketua Panitia Muliyani dan sejumlah ketua organisasi Majelis Taklim (MT) tingkat distrik maupun Majelis Taklim di setiap masjid-msjid yang ada di Kabupaten Jayapura.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan ceramah dibawakan oleh Ustadz DR. H. Khusnul Yakin, M.H., dimana dalam ceramahnya mengatakan, Nabi Muhammad SAW adalah orang yang lemah lembut, bijaksana serta mengasihi dan menyayangi terhadap manusia.

 

Ia juga mengatakan, Nabi Muhammad SAW memiliki keteladanan dan akhlak yang patut di contoh umat Muslim di dunia, untuk di jadikan panutan dalam menjalani kehidupan.

 

“Setidaknya kita menjadi ummat nya Nabi Muhammad itu, dapat meniru akhlaknya Rasulullah sebagai pribadi yang baik. Karena Rasulullah SAW di perintahkan kepada alam manusia dari Allah SWT itu adalah dijadikan contoh bagi semua ummat manusia yang dilakukan oleh Rasulullah,” katanya.

 

Menurutnya, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW juga sebagai sarana memperbaiki serta menyempurnakan akhlak seperti yang terkandung dalam dalam Al-Quran.

 

“Oleh karena itu, bagi kita semuanya ummat Islam untuk mengikuti jejak-jejak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu, berkaitan dengan rumah tangga, berkaitan dengan pemerintah, berkaitan dengan makhluk siapa saja itu Rasulullah memerintahkan kepada kita, untuk saling sayang-menyayangi dan bersatu,” tuturnya.

 

Berada di Papua, kata Ustadz Khusnul Yakin, sebagai ummat Muslim harus cinta kepada tempat atau daerah yang kita tinggali dan juga cinta kepada masyarakat (jamaah) kita.

 

“Terlebih kita berada di Papua ini adalah tempat yang multikultur yakni, kita harus saling hormat-menghormati antara agama yang satu dengan agama yang lain. Sama halnya seperti baginda Rasulullah dahulu ketika Rasulullah diutus menjadi Nabi pun juga Rasulullah menghormati kepada agama yang berbeda,” imbuhnya.

 

“Sebenarnya Nabi Muhammad tidak pernah memerintahkan umat Islam untuk memperingati hari kelahirannya, begitu juga dengan para sahabatnya. Akan tetapi karena keteladanannya, umat Muslim di dunia memperingatinya,” tukas DR. H. Khusnul Yakin, M.H., yang juga Direktur Pascasarjana IAIN Fatahul Muluk Papua.

 

Sementra itu, Ketua BKMT Kabupaten Jayapura Ny. Hj. Siti Rukayah Sulaeman Hamzah menuturkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW rutin dilaksanakan setiap tahun oleh pihaknya.

 

“Sudah kebiasaan kita rutin tiap tahun mengadakan perayaan Maulid Nabi untuk mengenang Rasulullah SAW dan juga untuk meneladani serta mengingat kembali ajaran-ajaran Nabi Muhammad SAW,” tuturnya.

 

Menurutnya, Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kesempatan bagi ummat Muslim, khususnya organisasi BKMT Kabupaten Jayapura dapat berintropeksi diri serta meneladani Nabi Muhammad dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

 

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sangat banyak hikmah yang dipetik dari sisi positifnya. Selain itu juga dapat meningkatkan hubungan silaturrahmi antarsesama khususnya di organisasi BKMT ini,” kata Siti Rukiyah Sulaeman Hamzah.

 

Berdasarkan pantauan harian ini peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diakhiri dengan penyerahan piala dan trophy kepada pemenang lomba dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)