Masyarakat Adat Apresiasi Bupati Mathius Awoitauw dan Bantuan PLTMH dari BBKSDA Papua

161
Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura, Daniel Toto, (sebelah kanan lengan panjang) saat konfirmasi, Jumat (16/11/2018). (Foto Pribadi)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura adalah Warga Negara Indonesia yang mempunyai hak menikmati pembangunan di seluruh sektor kehidupan dan membutuhkan pelayanan dari negara.

Hal ini disampaikan Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura, Daniel Toto, saat konfirmasi, Jumat (16/11/2018)

Ada hal yang perlu kita ketahui bahwa Masyarakat Adat  di kabupaten Jayapura yang memiliki luas wilayah 17.000 Km persegi dibagi didalam 19 Distrik dan 5 Kelurahan dan 139 kampung di Kabupaten Jayapura.

Dirinya menjelaskan,  bahwa Untuk melakukan pelayan lansung kepada Masyarakat Adat di kabupaten Jayapura membutuhkan kerja keras, ada daerah yang mudah di jangkau dan ada daerah yang sangat sulit di jangkau.

“Dan berada di tengah hutan rimbah dengan hidup berpindah pindah dari satu temapat ke tempat yang lain diselimuti embun dan di sinari oleh cahaya bintang dan bulan di malam hari dan di sinari oleh cahaya matahati di siang hari, itu gambaran kehidupan Masyarakat Adat yang belum tersentuh dan membutuhkan pelayanan,” ungkapnya.

Diakui, percakapan dirinya mengikuti kegiatan inventarisasi Sumber Daya Air ( SDA ) dalam rangka melayani Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura untuk mendapatkan pelayanan penerangan listrik dengan menggunakan Tenaga Air atau Tehnologi Terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro ( PLTMH ) dengan demikian kampong -kampung yang jauh dari akses PLN bisa dapat menikmati penerangan.

“Sebagai ketua dewan adat di kabupaten Jayapura ikut membantuh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura dibawah kepemimpinan Bupati Jayapura,  Mathius Awsitouw, SE, M.Si.,  untuk mengupayakan hal hal yang menjadi kebutuhan masyarakat terutama penerangan listrik,” tuturnya.

Dikatakan, pada tahun 2018 masyarakat adat di Kampung adat Ormu Necheibe sudah mendapat bantuan PLTMH dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA ) Papua sebanyak 2 (dua) unit dan sedang beroperasi.

“Sesuai dengan prosedur untuk mendapatkan bantuan PLTMH dari pemerintah untuk kebutuhan listrik masyarakat adat yang berada di distrk Airu Kabupaten Jayapura. Semoga upaya ini berguna bagi Masyarakat Adat di Distrik Airu,” kata Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Kabupaten Jayapura, Daniel Toto, mengakhiri pembicaraan. (*)