Pengendara Diduga Pelaku Curanmor Ditangkap Berkat GPS di Motor Curian

208

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Seorang pengendara motor hasil curian berinisial IND (19), berhasil diamankan aparat Kepolisian bersama korban atau pemilik sepeda motor bernama Pardi (27). IND (19) yang diduga sebagai pelaku curanmor itu berhasil ditangkap setelah diketahui keberadaannya di Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura saat mengendarai motor milik korban yang terpasang alat GPS (global positioning system).

 

 

Kapolsek Sentani Timur Ipda Heri Wicahya melalui Kasie Humas Brigpol Inayat Setiawan menjelaskan, korban atau pemilik motor bernama Pardi (27) mengetahui posisi kendaraannya berkat GPS yang sudah dipasang sebelumnya. Dimana, korban melihat pesan GPS yang sudah tersambung dengan nomor handphone (HP) milik korban.

 

 

“Nah, disaat itulah kemudian korban melihat pesan dari GPS bahwa motornya berada di seputaran Perumnas III Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura. Sehingga korban menuju ke lokasi yang terlihat dari GPS, dan sesampainya korban di depan kampus Uncen korban kembali melihat pesan GPS yang masuk melalui pesan di ponselnya bahwa lokasi motor korban sudah berada di depan Tanjung Elemo Sentani,” ujarnya.

 

 

“Kemudian korban mengikuti petunjuk melalui GPS dan sampai di Pos 7 Sentani motor milik korban berhenti di sebuah lokasi. Selang beberapa jam kemudian motor korban melintas tepat di depan korban yang di kendarai oleh terduga pelaku curanmor. Lalu korban mengikuti motor miliknya hingga di Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur kemudian korban memepet terduga pelaku curanmor yang mengendarai sepeda motor miliknya dan berhasil menghentikannya,” sambungnya.

 

 

Setelah berhasil menghentikan pengendara yang diduga pelaku curang berinisial IND, kata Kasie Humas, kemudian korban meminta bantuan masyarakat untuk mengamankan pengendara yang merupakan terduga pelaku curanmor serta motor miliknya tersebut dan langsung melaporkannya ke Anggota Polsek Sentani Timur.

 

 

“Sekitar jam 4 sore atau pukul 16.00 WIT, Pardi (27) korban yang juga pemilik motor datang melapor ke Polsek Sentani Timur dan menyampaikan bahwa dia telah mengamankan seorang yang diduga pelaku curanmor,” bebernya.

 

 

Berkat laporan tersebut, kata Inayat, anggota piket Polsek Sentani Timur segera mendatangi lokasi TKP di Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura dan langsung mengamankan IND (19) seorang pengendara motor milik korban yang merupakan terduga pelaku Curanmor beserta motor Yamaha Mio 125 milik korban yang sebelumnya telah dicuri pada hari Senin (12/11) dinihari lalu sekitar pukul 04.00 WIT, saat terparkir diteras rumah milik korban yang berada di Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.

 

 

Lanjutnya, pada saat di lakukan pengecekan oleh Unit Reskrim Polsek Sentani Timur, ternyata korban telah membuat laporan di Polsekta Abepura pada hari Senin (12/11/2018) lalu, sehingga anggota berkoordinasi dan menghubungi pihak Polsekta Abepura untuk mengkonfirmasikan laporan polisi tersebut serta menyerahkan barang bukti beserta seorang pengendara terduga pelaku curanmor berinisial IND ke Polsekta Abepura, guna di lakukan proses penyidikan lebih lanjut.

 

Brigpol Inayat Setiawan, dari hasil interograsi awal IND (19) mengaku membeli sepeda motor milik korban itu dari salah seorang yang tidak dikenalnya seharga Rp. 2,5 juta.

 

 

“Kami dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Sentani Timur, Polres Jayapura mengapresiasi atas bantuan masyarakat yang telah membantu Kepolisian dalam mengungkap kasus curanmor,” ujarnya.

 

 

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Jayapura khususnya Distrik Sentani Timur agar bersama-sama membantu pihak Kepolisian dalam melaksanakan tugas. Karena informasi sekecil apapun dapat membantu Polisi demi tercapainya situasi Kamtibmas yang aman di Kabupaten Jayapura. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)