Pegungungan Cycloops secara administratif berada di dua pemerintahan yaitu Pemerintah Kabupaten Jayapura dan Pemerintah Kota Jayapura, 80 0/0 wilayah pemerintahan berada pada Pemerintah Kabupaten Jayapura dan sisanya berada pada pemerintah Kota Jayapura, dengan jumlah penduduk terbayak berada di Kota Jayapura.

Pegunungan Cyckloops dimiliki dan dkuasai oleh masyarakat adat secara turun temurun dimana Suku Sentani memiliki wilayah selatan, suku Moy memiliki wilayah Utara Selatan, suku Tepra dan Yewena memilki sebelah Utara, suki Ormu memiliki do bagian Utara Timur dan sebelah timur berada pada suku2 Yotefa.

Kelima suku yang memliki Cycloops telah memiliki kepercayaan sejak nenek moyang bahwa Cyckloops atau Defonsoro adalah ,,”IBU KANDUNG ” atau ” MAMA ” yang berfungsi sebagai tempat untuk menyedikan kebutuhan mulai dari sandan, pangan dan papan dsn seluruh kebutuhan setiap hari, termasuk kebutuhan Air Bersih dan menyedikan udara yang bersih.

Kondisi hari ini Cyckloops telah terjadi degradasi terhadap lingkungan mulai dari perambaan hutan, pengambilan bahan galian golongan C, kayu soang untuk arang, kayu bulsu untuk bagan, kayu soang untuk rumah rumah di pesisir pantai kota Jayapura , pemburuan satwa, untuk menghentikan aktifitas yang telah merobah fungsi cyckloops maka menjadi tanggung jawab pemerintah,pemerintah provinsi Papua, pemerintah Kabupaten Jayapura dan Pemerntah Kota Jayapura serta seluruh warga masyarakat untuk menyelamatkan Cyckloops oleh sebab itu hadirilah pelaksanaan Festival Cyckloops, kita nersama membuat komitmen untuk menyelamatkan Cyckloops. (Daniel Toto Facebook)