Tim Kesehatan Terbang Dinkes Layani Imunisasi Measles, Rubella dan Polio di Pegubin

0
540
Tim kesehatan terbang yang dikirim ke Pegubin, saat tatap muka dengan Kepala Dinas Kesehatan Papua Aloysius Giya. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) kini menjadi sasaran tim kesehatan terbang Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk melakukan imunisasi Measles, Rubella dan Polio (MRP).

Tak hanya fokus melakukan imunisasi MRP, tim kesehatan terbang ini diwajibkan pula melakukan pelayanan dasar terhadap masyarakat di Okyop dan Warasamol, yang merupakan daerah berbatasan langsung dengan negara Papua New Guinea  (PNG).

Keberadaan tim yang dilepas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua ini, merupakan program pelayanan kesehatan di wilayah terisolir Papua.

“Ada 18 tenaga kesehatan yang kita kirim ke Pegunungan Bintang. Terdiri dari dokter, perawat, bidan, kesehatan lingkungan, gizi,  analis kesehatan dan entomolog kesehatan”.

“Tim ini akan bertugas selama 16 hari lalu ditarik dan akan diganti oleh Tim Kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua. Intinya, mereka akan fokus sisir di daerah-daerah yang belum tersentuh pelayanan kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., di Jayapra, kemarin.

Menurutnya, alasan mengirimkan tim ke Kabupaten Pegunungan Bintang,  karena wilayah yang dipilih itu memiliki nilai “merah” dalam hal cakupan imunisasi Measles, Rubella dan Polio. “Sehingga diharapkan tim ini mampu memberikan pengaruh yang baik, lebih khusus pelayanan kesehatan kepada mereka yang membutuhkan disana,” ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Aloysius Giay melepas tenaga kesehatan terbang ke Kabupaten Yahukimo.

Sebanyak 20 tenaga kesehatan yang diturunkan itu, meliputi 11 dokter, perawat, bidan, kesehatan lingkungan, gizi,  analis kesehatan dan entomolog kesehatan.

Pengiriman tersebut, sebagai upaya dari Dinas Kesehatan Papua yang dipimpinnya bersama Kementerian Kesehatan untuk menjangkau pelayanan kesehatan ke wilayah terpencil di seluruh Papua.

“Sebab selain program layanan FHC, kami sebelumnya sudah buat program layanan Satuan Tugas Kaki Telanjang dan Tim Nusantara Sehat”.

Dia juga memastikan kondisi Bumi Cenderawasih, sangat aman bagi pelayanan tenaga medis. Oleh karena itu, para tenaga medis yang hendak diturunkan ke pelosok-pelosok, agar tak perlu khawatir dengan pemberitaan ancaman atau gangguan keamanan dari kelompok tertentu. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here