Peringati Hari Ibu, DP2A-KB Kota Jayapura Komitmen Kembangkan Kampung KB di Port Numbay

0
31
"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran Pemerintah Daerah, lembaga Non Pemerintah dan Swasta dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan Keluarga Berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait," kata Kepala BP3A-KB Kota Jayapura, Betty Puy. SE, M.Pa.., saat menyampaikan sambutannya. (Ardiles /Lintaspapua.com)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA)  –  Dalam rangka memperingati hari Ibu ke-90 Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2A-KB) Kota Jayapura menggelar Pertemuan Kelompok Kerja di Kampung Keluarga Berencana (KB) guna menyamakan persepsi dalam program yang dibutukan dalam kampung KB, kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial Provinsi Papua, Rabu 7 November 2018.

 

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran  Pemerintah Daerah, lembaga Non Pemerintah dan Swasta dalam memfasilitasi pendampingan dan pembinaan masyarakat untuk menyelenggarakan program kependudukan Keluarga Berencana, pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait,” kata Kepala BP3A-KB Kota Jayapura Betty Puy. SE, M.Pa.

 

Betty menambahkan,  kiranya juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pembangunan berwawasan kependudukan serta untuk menyamakan persepsi bersama OPD sesuai kapasitas dalam pembangunan yang dibutuhkan Kampung KB.

 

“ini juga untuk membangun komitmen bersama OPD agar bisa menghadirkan program-program yang dibutuhkan,”tambahnya.

 

Kegiatan yang berthemakan Mewujudkan Keluaraga yang Berkualitas, Bahagia dan Sejahtera, dilaksanakan di 6 kampung KB di Kota Jayapura yaitu kampung Kayu Batu, Tobati, Waena, Nafri dan kampung Moso.

 

Sambutan Walikota Jayapura yang disampaikan Wakil Walikota Jayapura Ir. H Rustan Saru, MM Berdasarkan Undang – undang No  52 Tahun 2009 tentang  perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, penduduk merupakan acuan dalam pembangunan berkelanjutan di negara kita dua hal pokok yang perlu diperhatikan dalam membahas integrasi penduduk dan pembangunan.

 

“Penduduk tidak hanya diberlakukan sebagai objek tetapi juga subjek pembangunan,” kata Rustan.

 

penduduk memiliki peran penting sebagai objek pembangunan maka diperlukan upaya untuk pemberdayaan dan menyadarkan penduduk guna meningkatkan kapasitas penduduk dalam pembangunan.

 

“Ini menyangkut pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. keluarga merupakan Tempat pembentukan dan pengembangan mental karakter dan moral anggotanya,” ujarnya.

 

Kampung KB lanjut Rustan, secara keseluruhan merupakan salah satu inovasi strategis agar dapat mengimplementasikan kegiatan yang dimaksud di lapangan serta melibatkan instansi-instansi yang terkait dengan lingkungan.

 

“Kampung KB merupakan upaya dalam melaksanakan program KKBPK secara utuh yang melibatkan seluruh bidang lingkungan BKKBN serta bersinergi dengan Kementerian, Lembaga Mitra, Stakeholder,Instansi terkait sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah,” jelas Rustan.

 

Menjadi suatu kewajiban bagi Pemerintah kota (Pemkot) Jayapura untuk melaksanakan apa yang telah diamanatkan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan ini yang ditujukan agar menjadi sarana yang menyatukan persepsi dan membangun komitmen dalam mengoptimalisasikan program di sektor pembangunan yang dibutuhkan Kampung KB.

 

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya serta apa yang disampaikan pemateri benar-benar dipahami sehingga hasil yang diharapkan yaitu meningkatkan efektivitas pelayanan Kampung KB di kota Jayapura dapat benar-benar terealisasi,”pungkasnya.

 

Sebanyak 450 orang terdiri dari kelompok tribina, PKK kampung, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, dan Tokoh adat di 6 kampung di kota Jayapura hadir dalam kegiatan yang memperingati hari ibu ini. (Ardiles / lintaspapua.com )