Mengasa kemampuan Kritis Siswa SD, IPC Gelar Pelatihan Guru Matematika se-Papua

0
62

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Untuk meningkatkan mutu, kualitas pembelajaran dalam konsep dan metode belajar mengajar yang lebih mengasa kemampuan berpikir kritis, logis dan kreatif, Yayasan Insan Papua Cendekia (IPC) menggelar pelatihan bagi guru Matematika SD se-Papua, di Grand Abe Hotel, Jumat (9/11/18).

 

Hadir dalam kegiatan pelatihan Guru matematika SD se-Papua diantaranya Rektor Unchen Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST.M.T, Kepala Dinas P dan K Kota Jayapura Dr. Drs. Fachruddin Pasolo, M. SI, koordinator Bidang studi S2 dan S3 Universitas Negeri Malang Dr. H. Abdur Rahman as’ari, M.pd, M.A dan Ketua Yayasan IPC Dara Retno Wulan, S.pd.

 

Kegiatan pelatihan yang berthemakan Guru handal mengantarkan anak Papua menuju masa depan yang mandiri dan sejahtera.Adapan kegiatan ini bertujuan mengajak para guru untuk lebih mengenal cara-cara mempersiapkan anak didik menghadapi tantangan.

 

“Pendidikan adalah merupakan pusat pembentukan, kepribadian, perubahan ataupun peradaban manusia juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar PLt. Sekda Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey,  saat menyampaikan sambutan Wali Kota Jayapura,  DR. Benhur Tomi Mano, MM.

Frans menambahkan, pendidikan merupakan fudamental atau yang paling mendasar dalam hidup manusia di muka bumi ini.

 

“Karena tanpa pendidikan mungkin kita tidak bisa jadi seperti sekarang ini”, tambah frans.

Frans mengaku,  pendidikan sangatlah penting, oleh sebab itu Pemerintah kota Jayapura memberikan perhatian khusus terhadap bidang pendidikan dan mendapat prioritas pertama dalam pembangunan pendidikan.

“Baik dalam segala kebijakan dalam pengembangan pendidikan itu sendiri maupun dalam kebijakan politik penganggaran,” tambah Frans.

Lokakarya bagi para guru SD Kota Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya ini didukung penuh oleh PT Freeport Indonesia (PTFI), Bank Papua, Waskita , Lembaga Penjamin Simpanan  (LPS) dan  Bank Mandiri.

 

Secara nasional APBN sebesar 20% dari APBD Daerah ke bidang pendidikan serta otonomi khusus (Otsus) Papua juga telah diatur 20 persen guna pengembangan pendidikan.

“Tinggal bagaimana itu mencapai atau tidak masing-masing daerah sesuai dengan APBDnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas P & K Dr.Fachruddin Pasolo, M.Si.dalam sambutannya menyampaikan, bahwa  guru mempunyai peran penting untuk mengajar anak didiknya, terhadap minat belajar harus diperankan oleh guru sebagai aktor.

“Guru berfungsi sebagai konseling, jadi kegiatan ini baik agar dapat menjadi figur terbaik buat anak didik maupun roh model bagi guru yang lain,” jelasnya.

 

Pemerintah kota Jayapura juga ikut memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi bagi IPC yang menyelenggara kegiatan pelatihan ini.

“Harapan Pemkot Jayapura dengan adanya kegiatan pelatihan ini kiranya anak-anak Papua dapat menjadi ilmuwan yang cerdas dalam bidang matematika dimasa yang akan datang,”pungkasnya.

Yayasan Insan Papua Cendekia (IPC)  menggelar lokakarya bagi 70  guru Sekolah Dasar (SD) yang terseleksi  dari Kota Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya  guna memberikan pembekalan konsep dan ketrampilan mengajar  Matematika yang menyenangkan dan mudah diaplikasikan di sekolah masing-masing.

Lokakarya  guru mata pelajaran Matematika ini berlangsung  di Grand Abe Hotel, Distrik Abepura selama dua hari  penuh mulai Jumat (9/11) hingga Sabtu (10/11) dan menurut rencana  dibuka secara resmi  oleh Walikota  Jayapura, Dr.Drs Benhur Tomi  Mano,MM  didamping Kepala Dinas Pendidikan  Kota Jayapura, Dr. Drs. Fachrudin Pasolo, M.Si dan Pembina Yayasan IPC, Dr.Ir Apolo Safanpo, ST. MT .

(Ardiles/ lintaspapua.com )