Freeport dan Bank Papua Su Kasih Sinyal, Manajemen Persipura Bergerak Cari Sponsor Musim Kompetisi 2019

0
279
Official Training Persipura Jayapura pagi tadi di Stadion Mandala jelang laga melawan Serdadu Tridatu Bali United FC besok sore. || ayo black pearl, bangkit.. 🔴⚫🔥💪👊💪🔥 || (Foto Syaiful Ahmad Paembonan / Admin Persipura Official grup Facebook) ·

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Manajemen Persipura akan segera bergerak cepat untuk bisa mendapatkan sponsor pada musim Kompetisi 2019. Hal itu di sampaikan langsung melalui Media Officer Persipura, Ridwan Bento Madubun,  yang juga selaku Wakil Manajer tim, kepada pers  di Jayapura, Jumat, (09/11/2018).

Manajemen Persipura akan segera bergerak cepat untuk bisa mendapatkan sponsor pada musim Kompetisi 2019. Hal itu di sampaikan langsung melalui Media Officer Persipura, Ridwan Bento Madubun, yang juga selaku Wakil Manajer tim, kepada pers di Jayapura, Jumat, (09/11/2018). (ISTIMEWA)

Bento mengatakan,  melalui Direktur Utama PT. Persipura Jayapura,  Herald Kalengkongan, Manajer Rudi Maswi, Ketua Umum DR. Benhur Tomi Mano dan Sekertaris Umum Persipura Jayapura, Rocky Bebena serta saya selaku media officer.

 

Mempelajari apa yang sudah kita alami saat ini di musim ini, kami mengambil langkah cepat untuk proses berkomunikasi dengan sponsor.

 

 

Foto – Foto : Official Training Persipura Jayapura pagi tadi di Stadion Mandala jelang laga melawan Serdadu Tridatu Bali United FC besok sore. || ayo black pearl, bangkit.. 🔴🔥💪👊💪🔥 || (Foto Syaiful Ahmad Paembonan / Admin Persipura Official grup Facebook)

“Sampai saat ini kita sudah menyurati pihak PT. Freeport dan PT.Bank Papua. Kita berharap ini semua bisa tuntas lebih cepat,  agar kita bisa seger berburu pemain dan melakukan pembenahan-pembenahan yang kita harapkan,” ujar Bento.

 

Dirinya menuturkan satu hal yang meringankan manajemen saat ini adalah dari kedua sponsor ini di tahun lalu sudah berkomitmen baik PT. Freeport dan PT. Bank Papua sama-sama terbuka komitmen untuk mendukung tim kita di tahun 2019.

 

“Ini memudahkan kita, kami bersyukur karena ada keperdulian yang luar biasa dari Bank Papua dan keperdulian luar biasa dari Freeport untuk tim kebanggaan masyarakat Papua ini. Kita tinggal menunggu waktunya,” bebernya.

 

“Kami berharap lebih cepat dan jauh lebih baik apabila keputusan itu lebih cepat, berapa yang bisa diberikan oleh PT. Freeport dan PT. Bank Papua setelah itu kita akan segera berkomunikasi di bursa transfer pemain,” katanya.

 

“Paling tidak kita bisa melakukan pemantauan siapa yang layak, siapa yang bisa mengisi slot-slot yang menjadi kelemahan kita di tahun ini. Kita berharap Bank Papua dan Freeport bisa memberikan ketegasan atau kepastian lebih cepat,” bilangnya.

 

Disinggung berapa kisaran yang akan di berikan sponsor dirinya mengaku harapan kita kalau peningkatan lebih dari yang kemarin. “Ya kita bisa dapat Rp. 20 Miliar sampai Rp. 22 Miliar itu sudah sangat membantu sekali,” ungkapnya.

 

“Kalau kita berbicara optimisme sekarang kalau memungkinkan kita di AFC akan jauh lebih baik. Kita bersyukur untuk itu tapi apabila tidak akan lebih jauh memudahkan kita dan kita bisa fokus di satu kompetisi saja,”

Foto – Foto : Official Training Persipura Jayapura pagi tadi di Stadion Mandala jelang laga melawan Serdadu Tridatu Bali United FC besok sore. || ayo black pearl, bangkit.. 🔴🔥💪👊💪🔥 || (Foto Syaiful Ahmad Paembonan / Admin Persipura Official grup Facebook)

“Kita juga tidak tau untuk tahun ini piala Indonesia seperti apa sampai sekarang belum ada drawaing untuk babak selanjutnya, jadi kita masih belum bisa memutuskan apa-apa untuk itu. Sekarang tinggal bagaimana kita fokus kedepan,” urainya.

 

Kalau kita tidak bermain di AFC pun kita masih bisa fokus untuk Liga Indonesia 2019, kita berharap seperti itu dan komunikasi dengan sponsor yang lain juga pasti akan kita lakukan. Sponsor lain yang kemarin putus di tengah jalan, putus dalam komunikasi kita coba bangun kembali.

 

“Kita coba penawaran-penawaran yang lain yang mungkin menurut kita sesuai dengan apa yang mereka inginkan, apa yang kita inginkan coba kita padukan kita coba berada di tengah-tengah antara itu. Jadi yang agak sulit sekarang ini nilai yang di berikan Freeport dan Bank Papua, agak sulit di saingi oleh sponsor yang lain sementara sponsor yang lain yang ada di luar sana tetap menginginkan berada di depan jersey. Ini yang sulit sementara area ini otomatis dengan nilai yang di berikan Freeport dan Bank Papua sudah pasti akan menutup kemungkinan mereka,” ungkapnya.

“Sekarang kita bagaimana mencoba untuk bernegosiasi dengan mereka untuk berada di area yang lain dengan nilai yang sebisa mereka, nanti mau berapa untuk di belakang pun misalnya atau di bahu kira-kira seperti apa akan berkordinasi,”

 

“Yang jelas saat ini kita sudah bergerak, kita tahu bahwa salah satu penyebab tahun ini terpuruk salah satunya kita memulainya terlambat, jadi seandainya kita sudah bisa clear. Freeport kasih berapa kemudian Bank Papua kasih berapa dan tidak perlu mereka berikan secara kes. Mereka pastikan itu kepada kita bicarakan ke kita dan media oh nilainya sekian, kita bisa cari pinjaman di mana dulu kemudian kita coba untuk kontrak pemain,” tutupnya. (Lintas Papua Sport / MG)