Komitmen Jaga Kedaulatan NKRI, Korem 172/PWY Gelar Syukuran HUT ke – 55

0
48

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Komando Daerah Militer XVII/ Cenderawasih  Komando Resor Militer (KOREM) 172/ Praja Wira Yakthi menggelar syukuran peringatan HUT ke  – 55 tahun 2018, bertemakan “Dengan semangat kemanunggalan TNI-rakyat dan profesionalisme prajurit, korem 172/Praja Wira Yakthi senantiasa bekerjasama dengan komponen bangsa lainnya untuk menjaga kedaulatan NKRI”.

Kegiatan berlangsung di halaman Korem172/PWY Padang Bulan, Kota Jayapura, berlangsung dengan meriah dengan beragam persembahan di padati 200 tamu undangan para puncak pimpinan militer maupun tokoh agama, tokoh masyarakat dan pejabat daerah, provins, kabupaten / kota maupun para pebisnis, Rabu (7/11/2018)

 

Komandan KOREM 172/PWY, Kolonel Inf Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menegaskan,  bahwa disamping bentuk rasa syukur kepada Tuhan sekaligus bentuk evaluasi kinerja KOREM sebagai tolak ukur peningkatkan kualitas prajurit dalam pelaksanaan tugas,mencapai sasaran menegakkan kedaulatan.

 

“Saya mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS KOREM 172/PWY agar memaknai usia yang ke-55 ini, dengan tekad yang kuat, untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian dimasa yang akan datang dalam menjunjung tinggi nilai serta nama baik satuan demi tetap kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap tegaknya kedaulatan negara republik indonesia, di tanah papua yang kita cintai ini,” katanya.

 

Pada kesempatan yang sama  Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjend TNI Pandit Sembiring menyampaikan,  pesan khususnya dalam sambutan bagi seluruh prajurit KOREM 172/ PWY untuk melayani rakyat

 

“Dalam amanat saya, prajurit 172 hendaknya melakukan sesuatu kebaikan bagi rakyat, bahwa roh TNI pada rakyat, apapun yang di lakukan semata-mata untuk rakyat, mentaati semua aturan wajib. Pedoman mereka sumpah prajurit, 8 wajib TNI, Sapta marga, bila tiga pedoman ini di pedomani maka itulah prajurit yang sejati.”katanya.

 

Kemudian kegiatan semakin semarak dengan hadirnya team drum band anak dari TK Kartika, Paduan suara para ibu Dharma Pertiwi, di tutup dengan persembahan lagu reggae Papua yang membuat semua prajurit menari Yospan bersama. (Fransisca / lintaspapua.com )