Bupati Mathius Awoitauw : Jangan Lagi Ada Pencaplokan ke Wilayah Kabupaten Jayapura

0
75
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat berad di Distrik Airu. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, menegaskan jangan coba-coba mencaplok (penyerobotan) Distrik Airu yang merupakan wilayah di Kabupaten Jayapura.

Hal itu ditegaskan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, ketika ditanya wartawan saat melakukan kunjungan kerja selama empat hari ke sejumlah kampung yang ada di Distrik Airu.

Penegasan Bupati Mathius tersebut menyusul adanya pencaplokan atau penyerobotan wilayah yang diduga dilakukan oleh kabupaten-kabupaten pemekaran baru yang ada di wilayah Pegunungan.

“Kita ada disini sekaligus juga memberikan support dan semangat kepada masyarakat di Distrik Airu, bahwa wilayah Distrik Airu tetap utuh berbatasan dengan Kali Migrina dan Kali Migrina adalah batas antara Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Yalimo,” ungkap Mathius Awoitauw, kepada wartawan, Selasa (6/11/2018) lalu.

Dirinya menegaskan, jangan lagi ada pencaplokan ke dalam wilayah Kabupaten Jayapura, karena batasnya (Kali Migrina) sudah ada sejak Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 1969 tentang Batas Antara Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Jayawijaya.

“Oleh karena itu, kita tegaskan tidak boleh lagi ada pencaplokan wilayah atau penyerobotan kedalam wilayah Kabupaten Jayapura. Karena batas yang ada itu sudah ada sejak UU Nomor 12 Tahun 1969. Yakni, batas antara Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Jayawijaya,” tegasnya.

Menurut Mathius, batas untuk kedua daerah baik Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya ini tidak pernah berubah hingga sekarang ini. Untuk itu, sekali lagi kami tegaskan kepada kabupaten-kabupaten baru yang baru di mekarkan agar hentikan upaya-upaya untuk penyerobotan masuk ke dalam wilayah Kabupaten Jayapura, tukas Mathius Awoitauw dengan nada tegas. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)