Kekuatan Lingkungan Keluarga

0
2046

Lingkungan keluarga masa kini berdampak jauh terhadap mutu generasi penerus. Hal itu dialami oleh Marcus Aurelius Antoninus Augustus (121-180), Kaisar Romawi pada tahun 161-180. Pengalamannya dibukukan dalam bukunya, “Meditations” sepanjang 12 jilid – tanpa bantuan komputer. Pengalaman masa kecilnya membentuk cara berpikirnya, yang menjadi kekuatannya.

Katanya: “Sadarilah bahwa pikiran Anda adalah sumber kekuatan Anda.” Kekuatan itu, menurut perenungannya, diperoleh dari lingkungan keluarganya. Ia antara lain mengatakan:

“Dari kakekku, Verus, saya mempelajari indahnya bersopan-santun dan mengendalikan diri terhadap segala macam kemarahan. Dari ketenaran dan karakter ayahku, saya mempelajari kesederhanaan dan sikap kesatria.

Dari ibuku saya belajar menjadi orang yang religius dan bebas, melepaskan diri bukan saja dari tindakan yang jelek melainkan juga keinginan jelek yang masuk ke dalam pikiran; merasa puas dengan makanan yang sederhana, jauh dari kemanjaan dan kemewahan mereka yang kaya.

Dari kakek buyutku saya belajar untuk tidak sering mengunjungi tempat perdebatan umum, tetapi dididik guru-guru yang baik dan berkompeten di rumah …”

Renungan: Revolusi mental bangsa dimulai dari lingkungan keluarga. Perananku dalam keluargaku untuk bangsaku ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here