KAPP Dorong Pengusaha Papua Bikin Kerajinan PON XX 2020

0
485
Ketua Umum KAPP Pusat, Merry C. Yoweni. (istimewa)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Pusat, bakal mendorong pengusaha asli bumi cenderawasih, untuk membuat kerajinan atau suvenir Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

Hal demikian disampaikan Ketua Umum KAPP Pusat,  Merry C. Yoweni di Jayapura, dalam satu kesempatan, kemarin.

Menurut dia, saat ini Pemprov Papua melalui instansi terkait tengah gencar-gencarnya menyerukan para pengrajin asli daerah ini, untuk membuat kerajinan yang bakal dijual kepada atlet dan official yang berlaga di PON XX 2020.

Dengan begitu, dia harap perekonomian pengusaha asli Papua bisa lebih baik dan perekonomian daerah bakal lebih meningkat. “Sebab kami KAPP sejak mulai didirikan dan dibentuk sangat konsen untuk mengangkat pengusaha asli menjadi tuan di negerinya sendiri,” tuturnya.

 

“Kami juga sangat menghargai kerja sama dengan pemerintah provinsi, dimana kita sudah menyatakan kepada Gubernur Papua untuk siap mendukung apa saja program kerjanya, termasuk suksesi PON melalui bidang yang kami geluti,” terangnya.

 

Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua ingin mendorong agar kerajinan plakat kulit kayu khas bumi cenderawasih, menjadi suvenir bagi peraih medali PON XX 2020.

 

Tak sampai disitu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluh Provinsi Papua,  Robert Eddy Purwoko, pun tengah menstimulasi masyarakat,  agar menjadi kreatif dan gemar menciptakan menu pangan lokal seperti sagu, guna dijadikan sebagai oleh-oleh bagi para wisatawan yang berkunjung ke bumi cenderawasih, saat PON XX 2020.

 

Diakuinya, menu pangan lokal yang diolah dari sagu, telah banyak dikembangkan oleh para mama-mama Papua. Namun masih dalam taraf konsumsi untuk kebutuhan sendiri.

 

Dalam artian, sebagian besar menu pangan lokal yang diciptakan itu belum di-familiar-kan, sehingga belum banyak dikenal oleh publik.

 

“Oleh karena itu, instansinya setiap tahun menggelar lomba cipta menu pangan lokal yang diikuti seluruh masyarakat dari 29 kabupaten dan kota. Dimana pada tahun kemarin menu pangan lokal dari Pemda Kepulauan Yapen yang menang dan akan mewakili Papua pada ajang tingkat nasional Oktober mendatang. Sehingga melalui momentum ini, kita akan mendorong untuk ciptakan satu menu yang akan menjadi oleh-oleh bagi wisatawan,” harapnya. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here