Kapolres Victor Mackbon Kembalikan Motor Sitaan Hasil Operasi Pekat Matoa 2018

0
353
Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si., ketika menyerahkan satu unit motor secara simbolis kepada pemiliknya, di Lapangan Apel Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Kamis (1/11/2018) sore. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Sebanyak enam (6) unit kendaraan roda dua yang disita Polres Jayapura pada Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Matoa 2018 di bulan Oktober 2018 lalu yang dilakukan selama dua pekan mulai tanggal 16-29 Oktober 2018 itu sudah diserahkan kepada pemiliknya hari Kamis (1/11/2018) kemarin sore.

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, mengatakan,  kendaraan ini merupakan hasil penertiban selama Operasi Pekat Matoa 2018.

“Jadi, jumlah total untuk dari hasil selama Operasi Pekat ini kurang lebih ada enam (6) unit sepeda motor, yang telah kita serahkan langsung kepada pemiliknya dan juga kepada Polres Jayapura Kota,” ujar Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, ketika dikonfirmasi wartawan usai penyerahan kendaraan roda dua secara simbolis kepada pemiliknya, di Lapangan Apel Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Kamis (1/11/2018) sore.

Lebih lanjut Kapolres Jayapura menjelaskan, semua kendaraan tersebut merupakan hasil sitaan selama pelaksanaan Operasi Pekat Matoa 2018 di wilayah hukum Polres Jayapura, seperti di Polsek Sentani Kota maupun Polsek Sentani Timur.

Hari ini (kemarin) juga kita akan serahkan secara simbolis kepada saudari kita yang pernah kehilangan sepeda motornya pada bulan September 2018 lalu, jelasnya.

Sementara itu, Merry Ahare, S.Sos, salah satu pemilik kendaraan roda dua yang beruntung ini mengungkapkan, rasa syukurnya karena pihak Kepolisian sudah bisa menemukan dan kini mengembalikan motornya yang sudah lama hilang.

“Saya berucap syukur kepada Tuhan dan saya berterima kasih kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Jayapura, karena saya sangat puas dengan pelayanan di Polres Jayapura. Kami adalah masyarakat kecil tidak bisa membalasnya, tapi Tuhan akan terus memberkati dalam pelayanan bapa-bapa Polisi dorang,” ucapnya.

Diakui, Motornya sudah hilang selama satu bulan lebih, tepatnya pada 6 September 2018 lalu di depan rumah saya di Expo Waena.

“Saya rasa seperti sudah pasrah, karena pengalaman banyak motor tidak kembali. Saya pikir sudah tidak akan ketemu lagi. Tapi, saya bersyukur motor saya sudah bisa dapat kembali karena pihak kepolisian sudah menemukannya. Untuk itu saya ucapkan terimakasih atas kerja keras dan pelayanan dari bapa-bapa di Polres Jayapura,”  kata Merry. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here