BPS Sampaikan Pertumbuhan Industri di Papua Meningkat, Benar kah ???

0
446

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kenaikan angka pertumbuhan produksi Industri Manufaktur besar dan sedang provinsi Papua pada triwulan ke -III, di sebabkan oleh adanya peningkatan produksi dari Industri makanan selama triwulan III 2018.

Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur besar dan sedang provinsi Papua pada triwulan III Tahun 2018 mengalami pertumbuhan positif  sebesar 17,10 persen dari triwulan II 2018.

“Angka pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari angka pertumbuhan secara nasional yang tumbuh sebesar 4,13 persen,” ucap Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Papua, Beti Yayu Yuningsih,  dalam perss rilis di Kantor BPS Papua, Kamis (1/11/2018).

Menurutnya peningkatan produksi dari industri makanan ini terjadi khususnya untuk minyak kelapa sawit.Dimana harga minyak mentah sawit dunia selama triwulan III 2018,  sepakat di naikan priduksi guna menstabilkan pasar global.

“Selain itu Industri kayu, barang dari kayu,  dan barang anyaman dari bambu rotan dan sejenisnya juga alami peningkatan karena tingginya permintaan kebutuhan pasar dan ekspor ,” katanya.

Jika di bandingkan pertumbuhan produksi triwulan III-2017, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang secara provinsi Papua selama triwulan III 2018, juga mengalami pertumbuhan positif sebesar 30,82 persen.

“Pertumbuhan yang positif secara (y-on-y) tersebut disebabkan karena meningkatknya produksi komuditi industri makanan diantaranya produk Crude Palm Oil (CPO) juga produksi industri minuman,” tambahnya.

Dirinya menambahkan, sedangkan untuk pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil mengalami pertumbuhan negatif sebsar 13,24 persen dari triwulan II- 2018.

“Jika di lihat dari (y-on-y) pertumbuhan produksi industri Mikro dan Kecil (IMK) triwulan III provinsi Papua mengalami pertumbuhan negatif yaitu sebesar 10,26 persen dari triwulan III -2017,” tandasnya. (Ardiles/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here