Jan Jap Ormuseray : Temuan Anggrek Baru Papua Ingin Dipatenkan Dalam Perangko

1
649
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray, saat diwawancara. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Dua jenis anggrek baru yang ditemukan peneliti dari Universitas Leiden Belanda pada 2017 lalu, tengah diusulkan untuk dipatenkan ke dalam salah satu perangko milik PT. Pos Indonesia.

Hal demikian disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray, di Jayapura, dalam satu kesempatan.

“Sudah diusulkan ke Kantor Pos Pusat di Bandung agar dua jenis anggrak baru Papua di patenkan dalam perangko. Sehingga mungkin nanti ada penandatanganan MoU dengan Papua untuk sekaligus mempersiapkan salah satu anggrek diberi nama Rabidium Yulce enembe,” kata Jan.

Dia katakan, sangat bersyukur ada peneliti yang peduli dan membuka banyak temuan di Papua. Apalagi dari penelitian itu menyebutkan ada sekitar 2.900 spesies anggrek, yang ditemukan di seluruh Papua.

Tak sampai disitu, selain peneliti dari Belanda juga profesi erupa dari negara lain telah menyatakan kesiapannya berbagi pengetahuan dan membangun pembiayaan maupun pengembangan anggrek, kupu kupu dan burung di bumi cenderawasih.

“Makanya kemarin kita gelar kegiatan rakernis kehutanan, untuk membuka “pintu” bagi Papua supaya bisa dapat dukungan anggaran dan pendampingan bagi para ahli di dunia. Dengan harapan, lebih banyak rahasia alam Papua yang terkuak di atas muka bumi ini,” harapnya.

Sebelumnya, Peneliti Universitas Leiden Belanda menemukan dua spesies anggrek baru di Papua dalam penelitiannya pada 2017 lalu.

Kedua jenis anggrek yang akan dikembangkan oleh pemerintah Papua kerjasama dengan Universitas Leiden Belanda itu, rencananya akan diberi nama Rabidium Iriana dan Rabidium Yulce Enembe. (Koran Harian Pagi Papua)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here