Bravo Persipura : Raih Tiga Poin Jadi Modal Hadapi PSM Makassar

0
519
Boaz Solossa dan kawan-kawan menand 3-1 pada laga pekan ke-28. Gol Persipura masing-masing di cetak oleh Boaz Solossa menit ke-6, Marcio Rosario menit-56 dan menit ke-66 di ciptakan oleh Hilton Moreira. Sedangkan gol Persebaya di cetak oleh Oktavio Dutra melalui titik putih. Skor 3-1 itu tidak dapat merubah keadaan hingga pertandingan usai. (Foto Persipura Official / Syaiful Ahmad Paembonan )

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Persipura pastikan kemenangan saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam lanjutan Kompetisi Gojek Liga 1 Bersamabukalapak yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa, 30 Oktober 2018.

 

Boaz Solossa dan kawan-kawan menand 3-1 pada laga pekan ke-28. Gol Persipura masing-masing di cetak oleh Boaz Solossa menit ke-6, Marcio Rosario menit-56 dan menit ke-66 di ciptakan oleh Hilton Moreira.

 

Sedangkan gol Persebaya di cetak oleh Oktavio Dutra melalui titik putih. Skor 3-1 itu tidak dapat merubah keadaan hingga pertandingan usai.

 

Pelatih  Persipura Jayapura Osvaldo Lessa mengaku kini bisa bernafas lega, sebab para pemain sudah bisa menemukan penampilan terbaiknya, berbanding terbalik dengan laga sebelumnya.

 

“Kemenangan ini membuat pemain percaya diri. Itu menjadi penting bagi kami. Sore ini kita bermain bagus sekali. Tim main kompak,” tambahnya.

 

Juru taktik asal Brasil itu juga melihat kepercayaan diri para pemain Persipura telah pulih. Mereka berusaha keras untuk memberi  hasil terbaik bagi para suporter.

 

“Semua yang ada di dalam tim setiap harinya selalu bekerja keras. Kita percaya bisa bermain baik. Kemarin saya yakinkan kepada semua, kita harus menang, karena selama ini selalu bisa tampil bagus,” kata Lessa dalam sesi jumpa pers usai pertandingan Selasa, 30 Oktober 2018.

 

Sementara itu Gelandang Persipura Imanuel Wanggai mengaku bersyukur bisa memenangkan pertandingan yang menurutnya agak sedikit berat ini.

 

“Mungkin baru menang, tapi kedepan kita harus berusaha hingga akhir kompetisi, meskipun situasi saat ini sangat sulit harus memenuhi keinginan dari masyarakat Papua. Saya dengan teman-teman selalu dalam latihan  dan bertanding punya komitmen, kita bertanggung jawab untuk harga diri karena kita bukan main hanya di gaji oleh Persipura, tapi Persipura kebanggaan kita, dan milik semua masyarakat Papua.

 

Ditempat yang sama Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menilai kekalahan ini tak lepas dari kondisi para pemain yang tidak bugar memberi efek buruk kepada tim. Terlihat canggung dalam menguasai bola.

 

“Kami juga tidak punya striker. Kita sudah coba opsi lain, tetapi tidak membantu tim, sehingga berdampak ke permainan kami secara keseluruhan,” ujarnya.

Caption foto : Selebrasi Pertandingan dan Kemenangan Persipura di Lapangan Mandala, saat menghadapi tim tamu Persebaya Surabaya, dengan skor akhir 3 – 1 untuk kemenangan Mutiara Hitam. (Foto : Grup Publik Persipura Official /  Syaiful Ahmad Paembonan )

 

Tak cuma itu yang menurut Djanur jadi masalah bagi anak asuhnya. Ketiadaan striker andalan seperti David Da Silva dan Osvaldo Haay membuat pola permainan menjadi berantakan.

 

“Kami akui, permainan kami tidak sebaik pertandingan sebelumnya. Kelihatan sekali tim kami mengalami kelelahan, tidak seperti biasa,” kata Djanur.

 

Apalagi penampilan kali ini jelas berbeda ketimbang saat mereka tampil di dua pertandingan sebelumnya melawan Persib Bandung dan Madura United diakhiri dengan kemenangan.

“Pemain kurang berani memainkan bola, kemudian reaksinya pemain. Itu semua karena tim kami tidak bugar pada hari ini. Mungkin karena waktu mepet dari pertandingan sebelumnya,” imbuhnya.

Kepercayaan diri yang didapat saat mengalahkan Persebaya Surabaya sangat berguna bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan. Ini menjadi modal untuk pertandingan selanjutnya menghadapi PSM Makassar pada hari Minggu 4 November 2018. (Lintas Papua Sport / MG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here