DKP Kab. Jayapura Gelar Rapat Dewan Ketahanan Pangan 2018

0
822

SENTANI (LINTAS  PAPUA) –  Untuk mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Jayapura, Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar rapat dewan ketahanan pangan Kabupaten Jayapura Tahun 2018 yang di gelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (30/10/2018) kemarin pagi.

 

Rapat dewan ketahanan pangan Kabupaten Jayapura tahun 2018 tersebut di buka secara langsung oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Jayapura dan dihadiri Kepala OPD dilingkup Pemkab Jayapura, para Kepala Distrik, PPL serta perwakilan tim ketahanan pangan di setiap distrik se-Kabupaten Jayapura.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Jayapura, Ir. Tasrief Thayeb menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan rapat dewan ketahanan pangan ini untuk meningkatkan koordinasi dalam perencanaan, pelaksanaan dan pematangan evaluasi pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Jayapura.

 

“Kemudian untuk merumuskan strategi percepatan penyediaan pangan untuk kebutuhan peserta PON XX Tahun 2020 mendatang. Apalagi iven PON XX ini kita di Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar tersebut. Bagaimana penyediaan pangan itu bisa tersedia, terutama untuk kulinernya ini bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Papua yang bisa dibawa para peserta PON,” ujar kepada wartawan usai kegiatan rapat tersebut, Selasa (30/10/2018) siang.

 

“Sesuai dengan program kami di Dinas Ketahanan Pangan telah membentuk Dewan Ketahanan Pangan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Jayapura Nomor: 184.4/24 tahun 2018 tentang pembentukan Dewan Ketahanan Pangan Tahun 2018. Bagaimana sagu sebagai komoditi andalan kita ini bisa dirubah pengolahannya dalam berbagai bentuk, sehingga menciptakan rasa yang enak dan diminati orang banyak,” tambah Tasrief.

 

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, dalam arahannya menyampaikan apresiasi terkait dengan pelaksanaan rapat dewan ketahanan pangan Kabupten Jayapura tahun 2018.

 

Menurut Bupati Mathius, rapat ini diharapkan dapat menciptakan ide-ide kreatif dalam mendorong masyarakat dalam rangka mengembangkan program ketahanan pangan itu, harus tersedia produk-produk berbasis pangan lokal.

 

“PON XX tahun 2020 itu tinggal satu tahun lah, karena itu pertemuan hari ini (kemarin) harus menjadi gerakan untuk bagaimana pemerintah daerah mendorong dalam rangka program ketahanan pangan harus tersedia produk-produk berbasis lokal seperti sagu, kakao (Coklat) dan juga ikan lokal. Ini semua harus mulai tersedia dari sekarang,” ujar Mathius Awoitauw. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here