JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Biliar 2018 yang berlangsung di Kota Jayapura di ikuti oleh 12 Kabupaten/Kota dengan jumlah 63 Atlet yang mempertandingkan 8 nomor yaitu bola sembilan, delapan dan lima belas double bola sembilan dan sepuluh untuk putra dan bola sembilan, serta sepuluh untuk putri.

 

Kejurda yang diikuti oleh 12 Kabupaten/Kota itu berlangsung di arena Biliar Best Pool 8 Kota Jayapura, Sekertaris Umum Pengprov POBSI Papua,  Agus Fakaubun  mengatakan, Kejurda yang kita lakukan ini hampir setiap tahun di laksanakan mulai dari tahun 2016 di Sarmi, 2017 di Merauke dan 2018 di laksanakan di Kota Jayapura.

 

“Kejurda ini tadinya kita lakukan di Timika namun ada satu dan lain hal sehingga kita lakukan di Kota Jayapura. Hasil dari kejurda ini akan kita tindak lanjuti dengan kejuaraan nasional yang menurut rencana akan di selenggerakan di Bandung 24 November 2018 mendatang,” ujar Agus Fakaubun,  kepada wartawan Senin, (29/10/2018).

 

Dirinya juga memberikan apresiasi yang tinggi dan terimakasih kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua yang sudah mensuport kami termasuk rekan-rekan dari daerah yang sudah datang untuk bertanding.

 

“Kami targetkan hasil dari Kejurda ini juga bisa melahirkan atlet-atlet yang bagus untuk disiapkan berprestasi untuk kita persiapkan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX tahun 2020 nanti. Karena PON kita selama ini hanya dari nomor karom, kemarin memang ada di pool tapi kita mendapatkan medali perak di PON XIX Jawa Barat 2016 lalu. Muda-mudahan lewat kejurda ini kita bisa mempersiapkan atlet untuk menyumbang medali emas di PON 2020,” ungkapnya.

 

Kita harapkan dari nomor pool sehingga target untuk mencapai empat medali emas di PON 2020 nanti bisa tercapai. Disinggung soal wasit yang turun untuk pimpin di pertandingan kejurda, Ia mengaku ada 12 wasit 3 nasional dan lainnya wasit local yang nanti akan di promosikan ke wasit nasional. (Lintas Sport/MG)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here