JAYAPURA  (LINTAS  PAPUA)  –  Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
Kabupaten Waropen,  Carolino Ivakdalam, mengatakan, bahwa Kabupaten Waropen siap menurunkan 63 atlet terbaiknya pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Papua,  yang akan bergulir pada 12 – 14 November 2018 mendatang.
Senin, (29/10/2018).

Dikatakan, bahwa 63 atlet tersebut akan turun di empat nomor cabang
olahraga (cabor) yakni, Atletik, Pencak Silat, Karate dan Tinju yang
sudah dipastikan tampil, pasalnya sejak pengunduran jadwal, saat itu
kontingen Waropen telah melakukan persiapan sejak Juli lalu.

“Memang beberapa waktu lalu dengan pengunduran waktu oleh Disorda
Papua cukup baik, dan lama untuk persiapan tim sejak dari Juli lalu,”
ujar Kadispora Waropen,  Carolino Ivakdalam, saat dikonfirmasi, Senin, (29/10/2018).

 

Mantan pemain Persipura Jayapura ini juga mengaku persiapan yang
dilakukan para atlet terbilang sudah matang, sebab sudah melakukan TC
berjalan.

“Jadi mereka pulang sekolah, langsung latihan, TC berjalan terus
dilakukan atlet. Kami juga ada berikan bantuan penunjang untuk
berlatih,” katanya.

 

Sementara itu disinggung target, Ia tidak menargetkan yang
muluk-muluk. Namun yang terpenting harus lebih banyak atlet yang
terpilih masuk dalam TC Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) tahun
2019 mendatang.

 

“Itu prestasi yang luar biasa mereka bisa masuk TC POPNAS. Jadi 4
cabor ini kita berusaha setiap cabang harus menyumbangkan atlet
berprestasi yang siap di pakai mewakili Papua di ajang POPNAS,”
jelasnya.

 

Ditambahkan, Kontingen Waropen berencana akan bertolak ke Jayapura
seminggu sebelum dimulainya event tersebut untuk kembali persiapan tim
lebih mematangkan para atlet.

 

“Jadi satu minggu sebelum bertanding, kita sudah harus di Jayapura
persiapkan tim jauh-jauh hari agar lebih maksimal para atlet,”
ujarnya.

 

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Timotius Matuan
mengungkapkan 17 Kabupaten/Kota akan berpartisipasi menurunkan para
atlet. Meskipun saat ini Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua
masih membuka pendaftaran hingga batas akhir 01 November 2018.

 

“Baru 17 yang sudah daftar dan itu pasti ikut. Kalau yang lain memang
kekurangan anggaran, tapi tetap kami monitoring mereka, diharapkan
kepala daerah mereka juga bisa berikan perhatian kepada event penting
ini,” ujar Matuan.

Lanjut kata Matuan, bahwa Porprov tahun ini sebagai persiapan Papua
menjadi tuan rumah dua event nasional tingkat pelajar yakni Pekan
Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dan Pekan Paralimpik Pelajar
Nasional (Peparpenas) yang berlangsung ditahun 2019 mendatang.

“Ini sangat penting karena tuan rumah POPNAS untuk menjadi dan
mengukur pemantapan dari kesiapan kepanitian, akomodasi, dan
transportasi,” tutupnya. (Lintas Sport/MG)