JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Komunitas Cenderawasih Reading Center (CRC) akan menggelar diskusi dengan tema `Besi Menajamkan Besi, Membaca Buku Menajamkan Akal` di kawasan Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada Senin (29/10) pagi.

 

Ketua CRC,  Michael Jhon Yarisetouw mengatakan,  diskusi itu untuk memperingati setahunnya berdiri komunitas tersebut dan HUT Sumpah Pemuda yang ke-90.

 

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan pemuda Papua bahwa menjadi cerdas atau memiliki daya pikir yang baik dan benar adalah melalui belajar dan salah satu cara terbaik untuk belajar adalah dengan membaca,” katanya.

Dengan menjadi cerdas tentu, kata dia, pemuda Papua akan berkualitas dan bisa meraih apa yang mereka impikan. Sehingga pemuda Papua tidak menjadi beban negara melainkan menjadi pemuda yang seharusnya yaitu tulang punggung bagi masa depan Papua dan secara umum, bagi bangsa dan negara Indonesia.

 

“Diskusi ini menghadirkan pemateri dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga profesional, diantaranya Rektor Universitas Cenderawasih DR Apolo Safanpo, novelis Alfrida VPY, dan tokoh insipirasi pemuda Papua George Saa,” katanya, sebagaimana dikutip dari LKBN ANTARA.

Lewat kegiatan KOPI untuk Buku yang diprakarsai oleh Yan Frn Pepuho, Alumni Singapore Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) 2017 dan CRC mengumpulkan Buku bagi Pemuda-pemuda Papua lewat segelas kopi. (Michael Jhon Yarisetouw)

Untuk lebih menghidupkan suasana diskusi, kata mantan Wakil BEM Universitas Cenderawasih itu, kegiatan yang direncanakan berlangsung kurang lebih sejam itu akan dikoordinir oleh Habelino Sawaki, tokoh muda Papua yang sedang berupaya menjadi senator.

 

 

 

“Para pesertanya tentunya dari para pemuda atau mahasiswa dari sejumlah kampus yang ada di Kota Jayapura,” katanya.

 

 

Rabu, 14 Maret 2018, Cenderawasih Reading Center (CRC) menepati janji pada tanggal 20 November 2017 (saat survei) untuk berkunjung kembali dan memberikan sedikit bantuan buku untuk adik-adik SD dan SMP Negeri Skouw Mosso. (ISTIMEWA)

CRC didirikan oleh Michael Jhon Yarisetouw pada 28 Oktober 2017 bersama dua orang rekannya yang dibantu oleh 11 relawan dari kalangan mahasiswa. Komunitas ini bergerak untuk mengajak pemuda Papua agar lebih maju dalam berpikir dan bertindak dengan banyak membaca dan berdiskusi terkait hal positif.

Dari informasi yang diterima, bahwa kegiatan ini adalah untuk  merayakan HUT Cenderawasih Reading Center yang ke-1 bertepatan dengan 90 tahun Sumpah Pemuda. Cenderawasih Reading Center mengadakan Diskusi Pemuda dengan tema “Besi Menajamkan Besi, Membaca Buku Menajamkan Akal.”

Diskusi Pemuda ini akan dilaksankan di Tempat Baca CRC yang beralamat di Perumnas 3 Waena, pada hari Senin, 29 Oktober 2018. Mulai pukul 10.30 WIT-selesai. Narasumber: 1. Bapak Apolo Safanpo (Rektor Uncen); 2. Ibu Alfrida Yamanop (Akademisi & Novelis Papua) 3. Bapak Septinus George Saa (Tokoh Pemuda Papua, Penulis Esai Ekonomi, Sosial dan Pedidikan) dan Moderator Bapak Habelino Sawaki (Tokoh Pemuda Papua).

Kegiatan ini ditemani dengan singkong goreng dan makan siang papeda ikan + kuah kuning (kuota terbatas ✌). _Kegiatan ini didukung oleh Universitas Cenderawasih, Bank Negara Indonesia dan www.lintaspapua.com .  (*)