Dispora Kab. Jayapura Gelar Jalan Santai Peringati Hari Sumpah Pemuda

0
451

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar jalan santai, Sabtu (27/10/2018) pagi pekan kemarin.

Jalan santai yang dirangkai dengan kegiatan bersih-bersih dengan cara memungut sampah yang ada di sepanjang rute perjalanan dari titik start di Halaman Masjid Agung Al-Aqsha hingga Balai Trans, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura itu dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 yang tiap tahunnya jatuh pada 28 Oktober.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Yaan Yoku, S.Sos, M.MT, menuturkan, kegiatan ini melibatkan ratusan pemuda dari berbagai organisasi maupun komunitas pemuda di Kabupaten Jayapura agar momen Hari Sumpah Pemuda bukan hanya seremonial saja.

Ini kita lakukan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 ini. Jadi, pada momen sumpah pemuda ada gerakan nyata dari para pemuda melalui Jayapura Bersih ini, katanya.

Dengan adanya gerakan Jayapura Bersih ini, kata Yaan Yoku, membuktikan bahwa solidaritas pemuda bersama pemerintah Kabupaten Jayapura sangat tinggi, terbukti dengan antusias dari ratusan pemuda yang mengikuti jalan santai sambil memungut sampah yang ada di sepanjang rute perjalanan.

Hal ini merupakan bukti nyata bahwa kebersamaan dan kerjasama kita dengan para pemuda di daerah ini sangat baik, imbuhnya.

Kegiatan jalan santai da pemungutan sampah ini diawali dengan upacara bendera yang dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, mewakili Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, yang membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi menjelaskan, revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudka pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

Oleh karena itu, revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju, berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat, tegasnya.

Pemuda-pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu berkompetisi di kancah Asia dalam perhelatan Asian Games 2018 lalu. Atlet-atlet muda Indonesia berhasil bersaing dengan atlet-atlet dari bangsa-bangsa Asia lainnya, dan berhasil menduduki peringkat keempat. Seta di ajang Asian Para Games 2018, para atlet kita berhasil menduduki peringkat kelima.

Ini adalah sejarah baru kebangkitan olahraga Indonesia. Serta harus dijadikan momentum untuk terus membangun optimisme bagi pemuda Indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi diberbagai bidangnya, ujarnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here