Pemprov Papua Telah Bangun 13.687 Unit Rumah Layak Huni

0
65

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28  mengatakan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, lalu bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik  dan sehat, sebagaimana kini Pemprov Papua Telah Bangun 13.687 Unit Rumah Layak Huni.

 

 

Hal ini disampaikan  Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Drs. Simeon Itlay, pada kegiatan sosialisasi peraturan perundang undangan di bidang perumahan dan pemukiman, Selasa (23/10/2018).

 

Ia juga menambahkan, bahwa dengan demikian dapat disimpulkan yaitu kebutuhan masyarakat terkait rumah sudah menjadi hak dasar setiap individu.

 

” Selain itu rumah juga berfungsi untuk meningkatkan harkat , martabat mutu kehidupan dan penghidupan selanjutnya. ” tuturnya

 

Rumah juga sebagai pencerminan diri pribadi dalam upaya peningkatan taraf hidup, serta pembentukan watak, karakter dan keperibadian bangsa.

 

” Namun sayangnya hak dasar rakyat tersebut tersebut pada saat ini masih belum sepenuhnya terpenuhi,  salah satu penyebabnya adalah adanya kesengajaan terhadap pemenuhan kebutuhan perumahan ( backlog ) yang relafit masih besar. ” ujarnya

 

” Hal tersebut terjadi antara lain karena masih kurangnya kemampuan daya beli masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). ” tegasnya

 

” Pemerintah Provinsi Papua didalam kurun waktu 2013 – 2018 melalui program 13.000  unit rumah yang telah direncanakan, namun saat ini rumah layak huni yang telah di bangun sudah melebihi 13.000, yaitu 13.687 unit rumah layak huni,” ungkapnya.

 

Namun sampai saat ini masih banyak Orang Asli Papua yang belum bisa memiliki dan menikmati rumah yang baik dan sehat.

 

” Pembangunan perumahan dan pemukiman jika dilakukan secara benar maka akan memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan. ” tandasnya. (Berti Pahabol / lintasPapua.com)