Ratusan Kubik Kayu Ilegal Disita Dinas Kehutanan Papua

0
699
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, , Jan Jap Ormuseray, saat diwawancara. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Berdasarkan hasil patroli rutin di Kabupaten Jayapura, Dinas Kehutanan Provinsi Papua bersama pihak terkait berhasil mengamankan ratusan kubik kayu ilegal di Nimbotong Distrik Unurumguay.

Menurut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray, penyitaan dilakukan terhadap salah satu perusahan kayu di Nimbotong, yang menurut hasil penelusuran sebagai penampung kayu.

“Kayu-kayu tersebut selanjutnya disimpan didalam kedi atau tempat pengering kayu. Tetapi didalamnya mereka menyimpan ratusan kubik kayu illegal,” katanya.

“Intinya, informasi penyitaan ini kita benarkan dan memang merupakan kegiatan rutin dari Dinas kehutanan sebagai bagian dari gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam Papua. Kegiatan ini juga memang secara rutin dilaksanakan dalam rangka pengawasan peredaran hasil hutan kayu,”ucap dia di Jayapura, pekan lalu.

Dia katakana, setelah dilakukan police line, otomatis kayu tersebut berikut perusahannya sudah tidak boleh lagi melakukan aktivitas. Sebab agenda police line itu, mengartikan bahwa perusahaan itu berada dalam pengawasan negara.

Dalam artian, pihak perusahaan tersebut bakal segera diproses hukum sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

“Yang pasti setelah dilakukan penyitaan dan proses penyidikan sudah tuntas, maka kayu ini selanjutnya akan dilelang. Ini juga sudah sesuai dengan arahan dari Kementrian Lingkungan Hidup, Kehutanan, KPK bajhkan Gubernur Papua”.

“Sementara perusahaan wajib diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Sebelumnya, Dinas Kehutanan Provinsi Papua berhasil menangkap sebuah mobil truk yang kedapatan mengangkut puluhan kayu hasil penebangan liar dari kawasan cagar alam Cyclop Kota Jayapura.

Sopir beserta barang bukti berupa kayu balok sebanyak 25 batang, karena yang bersangkutan tidak bisa menunjukan bukti surat angkutan yang sah.

Menurut dia, penangkapan kayu ilegal ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan, di kawasan cagar alam cyclop yang berada di belakang Kampung Buton, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura sering ada aktivitas penebangan pohon.

Dari informasi tersebut, lanjutnya, pihaknya langsung membentuk tim khusus guna melakukan pengecekan ke tempat penebangan. (Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here