Wabup Giri dan Danlanud Triwibowo Lepas Pengiriman Bantuan ke Palu

0
57
Wakil Bupati (Wabup) Jayapura Giri Wijayantoro bersama Danlanud Silas Papare Marsekal Pertama (Marsma) TNI Triwibowo Budi Santoso melakukan foto bersama dengan Wakapolres Jayapura Kompol Iip Syarif Hidayat, S.H., dan Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, saat melepas pengiriman bantuan korban gempa dan tsunami di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, di Base Ops Lanud Silas Papare, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (19/10/2018) pagi. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Wakil Bupati (Wabup) Jayapura, Giri Wijayantoro didampingi Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Silas Papare, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Triwibowo Budi Santoso melepas pengiriman (pemberangkatan) bantuan kepada korba gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (19/10/2018) kemarin pagi.

 

Pelepasan pemberangkatan bantuan itu juga dihadiri Wakapolres Jayapura Kompol Iip Syarif Hidayat, Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri, S.Sos, M.KP, Danramil Sentani Mayor Inf. John F. Dahar dan sejumlah Anggota RAPI Kabupaten Jayapura serta perwakilan pengurus Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kabupaten Jayapura.

 

Pemberangkatan bantuan berupa bahan makanan, air mineral, beras dan obat-obatan yang berjumlah 5 ton itu akan disalurkan kepada korba gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.

 

“Bantuan dari Pemda, RAPI maupun masyarakat Kabupaten Jayapura ini memang tidak terlalu banyak yang bisa kita berbuat untuk meringankan beban. Tapi, paling tidak sudah bisa mengurangi beban saudara-saudara kita yang ada di Palu dan Donggala,” kata Giri Wijayantoro didampingi Danlanud Silas Papare, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Triwibowo Budi Santoso, di lokasi pelepasan bantuan tepatnya di Base Ops Laud Silas Papare, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Sekiranya bantuan tersebut dapat bermanfaat dan meringankan beban korban bencana gempa bumi dan tsunami yang ada di Palu maupun Donggala.

 

“Ini adalah misi kemanusiaan. Semoga ini bermanfaat sesuai dengan apa yang mereka perlukan dan berguna buat saudara-saudara kita yang ada di Sulawesi Tengah,” harap Giri.

 

“Saya ucapkan terima kasih juga kepada Danlanud beserta jajarannya yang sudah bisa menfasilitasi untuk bisa mengantar bantuan yang terkumpul dari masyarakat dan dikerjakan atau digagas oleh teman-teman kita dari RAPI. Termasuk dari teman-teman pers yang sudah menyampaikan berita, bahwa kita mengumpulkan dan ini betul-betul terkumpul begitu cepat serta bantuan yang terkumpul ini sungguh luar biasa,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, Wabup Giri mengatakan, tidak ada salahnya bantuan ini harus mengatasnamakan Provinsi Papua. “Bukan berarti kita harus bicara untuk kabupaten ‘A’ atau ‘B’. Tetapi, kita beri bantuan atas nama Papua untuk saudara-saudara kita yag ada di Palu dan Donggala,” ujarnya.

 

Ketika ditanya berapa banyak jumlah dan jenis bantuan apa saja yang dikirim ke Palu, Sigi dan Donggala, Giri menyampaikan, bantuan sebanyak lima (5) ton ini berupa bahan makanan, pakaian dan juga obat-obatan.

 

“Ya, bantuan ini berupa bahan makanan, pakaian dan obat-obatan namun tidak terlalu banyak juga. Nanti kita tetap berupaya stand by, tadi (kemarin) juga sudah disampaikan oleh Danlanud kalau besok-besok seandainya ada perjalanan ke Papua dan (Pesawat Hercules) itu kembalinya kosong kan kita bisa titip lagi untuk bisa dikirim bantuan tahap kedua ke Palu, Sigi dan Donggala. Jadi bantuan in peruntukannya kesana, ya harus sampai disana,” paparnya.

 

Bantuan sebanyak 5 ton dilepas pemberangkatan atau pengirimannya pukul 08.00 WIT menggunakan Pesawat Hercules, di Base Ops Lanud Silas Papare, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Sementara itu, Danlanud Silas Papare, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Triwibowo Budi Santoso mengatakan, pihak TNI AU sudah melibatkan cukup banyak pesawat Hercules dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.

 

“Jadi, tiga pesawat yang kita libatkan itu ada di Makassar diantaranya ada dua pesawat Hercules dan satu pesawat CN-235, kemudian satu Hercules dan satu pesawat CN-295 itu ada di Balikpapan. Sebagai pangkalan udara yang terdekat dari lokasi bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. Sedangkan dua Hercules lagi itu secara mobile, terakhir yang saya monitor itu dari Morotai-Manado juga mengirimkan bantuan dalam waktu bersamaan,” katanya.

 

“Nah, kali ini pesawat Hercules A-1333 yang dipoliti oleh Letkol Pnb Suryo ini rencanya mengangkut bantuan dari Jayapura, lanjut ke Merauke, kemudian ke Timika dan Dumatubun,” sambung Triwibowo Budi Santoso.

 

Kata Danlanud Triwibowo, total yang bisa diangkut oleh pesawat Hercules ini sesungguhnya bisa mencapai 13,5 ton. Jumlah bantuan kemanusiaan dari Kabupaten Jayapura yang berhasil dikumpulkan itu sekitar 9 ton.

 

“Namun karena pesawat ini masih terbatas dan juga harus berbagi muatan dengan daerah-daerah lain seperti Merauke, Timika dan Dumatubun. Maka untuk sementara kita seleksi yang menjadi prioritas utama bantuan dari Kabupaten Jayapura ini yang kita kirim kurang lebih sekitar 5 ton,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)