Tim Dokter Amerika Serikat dan Satgas Pamtas RI / PNG Gelar Bhakti Sosial Pengobatan Massal Gratis di Keerom

0
67
Bhakti Sosial Pengobatan Massal " yang dilaksanakan oleh tim dokter dari Negara Amerika Serikat dan tim dokter dari Satgas Pamtas RI / PNG Yonif para Raider 501 BY Kostrad, pukul 09.10 s.d 14.30 WIT, Sabtu (20/10/2018). 2018. Kegiatann Bhakti Sosial Pengobatan Massal dilaksanakan dalam rangka Yubelium 70 Tahun gereja Pantekosta di Indonesia ditanah Papua serta HUT ke 73 kesehatan TNI AD yang diikuti sekitar 150 Orang. (ISTIMEWA)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –   Bertempat di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Jemaat El’shaddai, Arso VII, Kampung Warbo, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom telah dilaksanakan kegiatan ” Bhakti Sosial Pengobatan Massal ” yang dilaksanakan oleh tim dokter dari Negara Amerika Serikat dan tim dokter dari Satgas Pamtas RI / PNG Yonif para Raider 501 BY Kostrad, pukul 09.10 s.d 14.30 WIT, Sabtu (20/10/2018). 2018.

 

Kegiatann Bhakti Sosial Pengobatan Massal dilaksanakan  dalam rangka Yubelium 70 Tahun gereja Pantekosta di Indonesia ditanah Papua serta HUT ke 73 kesehatan TNI AD yang diikuti sekitar 150 Orang.

 

Adapun rombongan tim kesehatan serta yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain,  Pdt. Stenly Pouw (Ketua Tim rombongan Kesehatan Negara Amerika Serikat),  dr. Jonathan Young ( Tim Kesehatan Negara Amerika Serikat), dr. Penny Case (Tim Kesehatan Negara Amerika Serikat),  dr. Douglas Jay (Tim Kesehatan Negara Amerika Serikat),  dr. Winadi (Tim Kesehatan Surabaya),  dr. Benny Mintara dr.g (Tim Kesehatan Surabaya), dr. Roni dr.g (Tim Kesehatan Surabaya),  Pdt. Victor Hutapea (Tim kesehatan Bali), Pdt. Robert Marini S.Th. M.Th (Pimpinan Gereja Pantekosta Wilayah Papua), Pdt. Naomi Parangan S.Th (Gembala Sidang GPDI Kab. Keerom/ Ketua Panitia),  Pdt. Obet Wamo S.Th (Ketua GPDI Distrik Arso Barat).

Juga hadir Kapten Cba Edi Rosana (Pasiter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 501 / BY),  Lettu Ckm Ismail M (Danton Kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 501 / BY),  Letda Ckm dr. Sein Dya Arya (Dokter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 501 / BY),  Iptu Abdul Wahid (Paur Bag Sumda Polres Keerom),  Bripka Pramono S.Kep (Kaur Kesehatan Res Keerom) dan Masyarakat.

 

Ketua Panitia Kegiatan Bhakti Sosial Pengobatan Massal,  Pdt. Naomi Parangin, S.Th., dalam sambiutannya menyampaikan ucapan selamat datang serta berterima kasih khususnya kepada rombongan dokter dari negara Amerika Serikat serta dokter dari TNI – AD di Kab Keerom yang sudah peduli.

“Bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka Yubelium 70 tahun GPDI ditanah papua dan 73 tahun hari kesehatan TNI AD, pengobatan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat tanpa dipungut biaya dengan harapan masyarakat akan menjadi sehat baik jasmani maupun rohani agar dalam menjalani aktifitas dapat berjalan lebih baik,” ujar Pdt. Naomi Parangin, dalam sambutannya Sabtu Pagi.

Dikatakan,  bahwa hari ini ada beberapa jenis pengobatan/pemeriksaan antara lain pengobatan umum, pemeriksaan / pengobatan mata dan gigi.

“Untuk itu diharapkan kepada bapak ibu sekalian yang hadir dapat menghubungi para keluarga maupun masyarakat setempat guna dapat dilakukan pengobatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Wilayah GPDI Kerom Barat, Pdt. Obet Wamo mengatakan, bahwa  pihaknya  bersyukur dengan adanya pengobatan gratis ini, guna menolong orang orang yang sakit dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan semoga Tuhan memberkati dengan memberikan kesembuhan.

 

Senada dengan itu, Ketua Tim Rombongan Kesehatan Negara Amerika Serikat,   Pdt. Stenly Pouw, berbicara dan memperkenalkan diri para tim kesehatan yang hadir.

“Bbahwa kami datang kesini bukan untuk dibayar,  melainkan menyumbang berkat bagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan kesehatan karena hanya Tuhanlah  yang memberikan kesembuhan,” kata Pdt. Stenly Pouw

 

Diriya menuturkan, bahwa pihaknya datang ke Indonesia sudah 13 kali dimulai pada musibah tsunami pada tahun 2016 dan  waktu di Indonesia berkenalan dengan Bapak Pdt. Viktor Hutapea,  karena pihaknya memerlukan seseorang yang dapat mengatur segala sesuatu di Indonesia dan kami sudah bekerjasama selama 13 tahun.

 

“Saya senang sekali mengunjungi Indonesia,  guna membantu saudara-saudara dan saya bersyukur diusia saya yang ke 76 tahun ini Tuhan masih memberikan saya kesehatan dan kemauan untuk melayani, karena Tuhan Yesus datang bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani,” ungkapnya.

 

Disampaikan, bahwa  akan bercerita sedikit tentang kepribadian dirinya, bahwa dirinya ini sebenarnya orang arsitek dan mempunyai perusahaan arsitektur terbesar urutan ke 5 di Demver Negara Amerika Serikat, saat itu dirinya cukup kaya dan banyak membangun gedung – gedung besar.

“Hidup dengan kemewahan dunia saja tanpa mengenal Tuhan, dan diusia 52 tahun perusahan kami jatuh bangkrut sampai sampai habis – habisan, hal itu saya sadari karena sebenarnya Tuhan mau saya ingat sama Tuhan, karena hanya dialah yang berkuasa dan dialah yang memberikan kebahagiaan yang kekal abadi,’ tuturnya menceritakan kesaksian Pdt. Stenly Pouw.

 

Diakui, kini benar – benar sudah bertobat setelah itu Tuhan mengembalikan semuanya, kemudian Istrinya juga sekarang menjadi ibu pendeta mengurus gereja di Denver Amerika Serikat.

“Saya beserta tim berada di Keerom,  karena kuasa Tuhan memberi kekuatan, hati yang baru, karena semuanya yang baik adalah berkat yang mengalir dari Tuhan,” ucapnya.

Sementara itu, Pasiter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Para Raider 501 / BY, Kapten Cba Edi Rosana mengatakan, bahwa dirinya mewakili komandan satgas yang tidak dapat hadir, karena ada kegiatan lain, bahwa selaku pasiter yang sudah 9 bulan bertugas di wilayah Kabupaten  Keerom mengucapkan selamat datang dan banyak terima kasih khususnya kepada tim dokter yang dari Amerika, Surabaya dan Bali, mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat bermanfaat khususnya masyarakat Arso 7 Kampung Warbo maupun masyarakat Kab. Keerom.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Pdt. Viktor Hutapea dan dilanjutkan dengan pelaksanaan Pengobatan Massal yang diikuti masyarakat setempat. (*)