Jelang PON XX 2020, Dishub Kab. Jayapura Gelar Rakor Transportasi

0
59
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, saat diwawancara. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Sebagai salah satu bentuk komitmen dukungan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk menyongsong penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Papua.

 

Dimana, Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah yang menyelenggarakan beberapa cabang olahraga (Cabor), maka Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura akan menyiapkan data mengenai sarana transportasi maupun sarana prasarana infrastruktur yang bakal digunakan dalam penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan tersebut.

 

Mengenai jumlah sarana transportasi yang akan disiapkan, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, kepada wartawan usai melaksanakan kegiatan rapat koordinasi (Rakor) tentang Transportasi Jelang PON XX Tahun 2020, yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (19/10/2018) kemarin siang menyatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu datanya.

“Jadi, kegiatan ini adalah rapat koordinasi yang membahas tentang transportasi dalam rangka iven PON XX Tahun 2020. Ada 11 Perangkat Daerah (PD) yang bersentuhan langsung dengan persiapan PON, maka itu kita minta untuk didata mulai kendaraan, sarana prasarana infrastruktur hingga pembangunan venue,” kata pria yang pernah menjabat Kepala Distrik (Kadistrik) Sentani.

 

Diakui rapat koordinasi ini adalah rapat awal, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan melaksanakan rapat koordinasi tahap kedua pada tanggal 25 Oktober 2018 nanti.

“Mengenai Kabupaten Jayapura sebagai tuan rumah penyelenggaraan beberapa Cabor tersebut, apakah sembilan (9) atau 10 Cabor dan cabor-cabor apa saja yang akan diselenggarakan disini itu semuanya belum ada kepastian. Karena belum mendapat surat keputusan (SK) dari bapa gubernur,” ujarnya.

Persiapan kendaraan, lanjut Alfons, kendaraan-kendaraan yang akan dipersiapkan tersebut harus sudah tiga tahun baru bisa dioperasikan untuk melayani tamu-tamu saat pelaksanaan PON XX Tahun 2020 nanti, karena itu semua standar dari KONI.

 

“Ini semua perlu data. Maka kami di Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura sebagai leading sector didalam transportasi itu terlebih dahulu akan menyiapkan data awal untuk dijadikan sebagai data primer bagi teman-teman dinas yang ada di lingkup pemerintah provinsi. Guna bisa mempresentasikannya dihadapan panitia PON dan bapa gubernur,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan harian ini, dalam rapat koordinasi tentang transportasi ini juga dihadiri Bappeda Kabupaten Jayapura, Dinas PU Kabupaten Jayapura, Dinas pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura, UPBU Bandar Udara Sentani dan Air Nav Sentani serta tim Dinas Perhubungan Provinsi Papua. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)