Perkenalkan Diri Wagus Hidayat Kunjungi Rumah Warga di BTN Marwah

0
72
Calon Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Nomor 5 Dapil 1 dari PPP, H. Wagus Hidayat (dua dari kiri) bersama tim saat berpose berpose dengan salah satu tokoh masyarakat bernama Drs. H. Didi Pataha Siompo, M.Sc serta istri Hj. Umi Rapiah ketika melakukan salam lima jari. (Irfan / HPP)

Caleg DPRD Kabupaten Jayapura Asal PPP Ini Disambut Salam Lima Jari Dari Warga

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara serentak telah mengumumkan bahwa tanggal 23 September 2018 – 13 April 2019 adalah proses kampanye secara resmi bagi calon legislatif, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat untuk memperkenalkan diri dan adu gagasan ke konstituen.

 

Meski Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 akan dilangsungkkan pada bulan April 2019, namun sejumlah Calon Anggota Legislatif (Caleg) mulai memperkenalkan diri kepada masyarakat. Salah satunya H. Wagus Hidayat, S.E., yang maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Jayapura Nomor 5 Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kabupaten Jayapura dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

 

Bertempat Kompleks Perumahan BTN Marwah Sentani, Kabupaten Jayapura, pengusaha yang bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi yang mengoperasikan tiga unit pesawat ke berbagai wilayah di Pedalaman Papua yang juga Owner PT Semuwa Group ini memperkenalkan dirinya dengan cara datang mengunjungi satu per satu rumah warga yang ada di BTN Marwah tersebut.

 

Pria Kelahiran Wamena yang juga menjabat sebagai Direktur PT Semuwa Dirgantara ini menyatakan niatnya maju sebagai anggota DPRD Kabupaten Jayapura untuk mengabdikan diri dan menjadi pelayan bagi masyarakat di Bumi Khenambay Umbay ini.

 

“Dengan kerendahan hati saya memohon doa dan restu serta Kota Sentani-Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura untuk maju sebagai anggota DPRD Kabupaten Jayapura Dapil 1 meliputi Kota Sentani hingga Pertigaan Mata Jalan Genyem,” ujar pria yang akrab disapa Dayat ini, Rabu (17/10/2018) sore.

 

Setelah menyambangi beberapa rumah warga, Dayat menyatakan dirinya datang mengunjungi warga untuk memperkenalkan dirinya kepada warga di Kota Sentani tepatnya di Kompleks Perumahan BTN Marwah Dapil 1 Kabupaten Jayapura ini.

“Saya pada sore hari ini (kemarin) datang mengunjungi warga, untuk memperkenalkan diri saya. Karena saya sendiri dalam pesta demokrasi kali ini maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Jayapura periode 2019-2024 dari PPP,” imbuhnya.

 

Diharapkan, dengan datang langsung mengunjungi warga ini dirinya bisa lebih dekat dengan warga dan juga bisa mengetahui keluhan-keluhan yang dihadapi oleh masyarakat serta meminta saran-saran maupun masukan-masukan dari warga.

“Saya dalam kunjungan tadi (kemarin) lebih banyak memberikan pemahaman dan juga pendidikan politik yang sehat atau positif. Artinya, tidak menggunakan politik uang (money politics) serta tidak menggunakan politik SARA. Yang jelas pendekatan kepada warga ini, untuk kita bisa lebih saling kenal-mengenal,” paparnya.

 

Sementara itu, Drs. H. Didi Pataha Siompo, M.Sc, salah seorang warga yang dituakan di Kompleks Perumahan BTN Marwah Sentani itu mengatakan, sebagai orang tua ikhlas menerima dia (Wagus Hidayat) datang berkunjung ke warga di kompleks perumahan BTN tersebut.

 

“Apalagi dia punya tujuan mulia, ya kita ikhlas dan juga mendukung dia. Yang penting selama itu positif,” kata H. Didi Pataha Siompo yang juga didampingi istrinya, Hj. Umi Rapiah saat dikonfirmasi wartawan harian ini disela-sela kunjungan H. Wagus Hidayat, di Kompleks Perumahan BTN Marwah Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (17/10/2018) sore.

 

Menurut Abah demikian sapaan akrabnya, dirinya melihat sosok H. Wagus Hidayat ini sangat berwibawa, kalem, tenang dan juga jujur.

 

“Tetapi kalau dia datang dengan penampilan yang baik dan sopan, mudah-mudahan kita dukung dia. Insha Allah kita mendukung dia, dan prinsip saya itu ikhlas saja. Kalau memang dia jadi, ya tidak masalah. Yang penting tadi itu dia pung (punya) sikap dan penampilan seperti itu serta ada kepedulian terhadap masyarakat saat datang berkunjung itu yang paling pokok,” tutur Abah yang kental dengan dialeg Ambon tersebut.

 

“Kita mau cari apa, kita ini manusia cuma cari kehidupan yang baik. Akhir daripada kehidupan manusia ini adalah penderitaan seperti sakit atau meninggal dunia,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)