Pererat Kerjasama, Sesama Komunitas Bandara Sentani Gelar Coffee Morning

0
95

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Dalam rangka meningkatkan tali silaturrahmi dan koordinasi sesama komunitas Bandara Sentani, UPBU Bandar Udara (Bandara) Sentani menggelar acara “Coffee Morning” pada Selasa (16/10/2018) pukul 08.00 WIT di Café e-FKA, Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama hubungan antar seluruh stokeholder di wilayah Bandara Sentani, airlines, unsur-unsur pemerintah dan swasta yang melakukan usaha di bidang jasa penerbangan.

 

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Silas Papare, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Triwibowo Budi Santoso mengatakan, kegiatan Coffee Morning ini adalah ajang silaturrahim dan merupakan kerjasama seluruh stokeholder yang ada di wilayah Bandara Sentani.

 

Selain itu, kata Danlanud Silas Papare, Coffe Morning ini dihadiri Kepala UPBU Bandara Sentani, Kapolres Jayapura, perwakilan Kemhan, Paskhas TNI AU dan seluruh stokeholder penerbangan serta teman-teman dari Perbankan yang ada di Kota Sentani.

“Jadi, pertemuan ini sudah rutin dilaksanakan tiap bulan yakni, di bulan September 2018 lalu juga dilaksanakan Coffee Morning di Base Ops Lanud Silas Papare dan hari ini (kemarin) Coffee Morning kedua digelar di tempat ini,” kata Marsma TNI Triwibowo Budi Santoso didampingi Kepala UPBU Bandara Sentani A. Widyo Praptono usai acara Coffee Morning, Selasa (16/10/2018) kemarin siang.

“Ini sudah rutin kita laksanakan, namun kita lebih tingkatkan lagi intensitasnya. Dan, seluruh yang hadir dalam acara ini dipersilahkan untuk menyampaikan apa-apa saja yang menjadi keluhan maupun masukan-masukannya. Insha Allah pertemuan berikutnya akan dilaksanakan di Kantor Bupati Jayapura, kemudian pertemuan berikutnya lagi kita akan sama-sama di lapangan sambil berolahraga dan dilanjutkan dengan kegiatan kebersihan,” sambung Danlanud Triwibowo.

 

Diharapkan, kegiatan Coffee Morning ini kedepannya bisa menjadi inspirasi di seluruh wilayah Bandara Sentani.

“Dari Sentani ini, Papua umumnya dan Jayapura khususnya menjadi lebih dikenal lagi,” tuturnya.

“Kemudian berkaitan dengan isu-isu demo itu dalam pertemuan tadi (kemarin) sudah disampaikan dan butuh pengertian dari seluruh masyarakat, untuk bisa mengerti bahwasannya kawasan bandara ini menjadi sorotan dunia. Sehingga saya selaku bagian dari pengamanan itu merasa perlu mengamankan bagi para pendemo. Supaya keselamatan penerbangan tetap tercapai dan kelancaran schedule dari penerbangan itu juga tetap tercapai,” tegasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)