Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 di Kabupaten Jayapura : 16 Parpol Sepakat Tolak Kampanye Hitam dan Hoaks  

0
109

SENTANI (LINTAS PAPUA)  –  Menciptakan suasaa kampanye yang damai dan kondusif, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019, Senin (15/10/2018) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura.

 

Ketua KPU Kabupaten Jayapura, Pieter Wally mengatakan Deklarasi Kampanye Damai mengambil tema, “Kampanye Anti Sara dan Hoax untuk Menjadikan Pemilih Berdaulat agar Negara Kuat”, yang diikuti oleh 16 partai politik dan ratusan Calon Legislatif (Caleg) peserta Pemilu.

 

Tujuan digelarnya Deklarasi tersebut agar terciptanya suasana kondusif saat kampanye dan menghindari terjadinya kampanye hitam dan hoax.

 

“Deklarasi kampanye damai ini kita rangkai dengan konvoi kendaraan roda empat, yang awalnya kita rencanakan pada Jumat (12/10) lalu. Tetapi, karena ada berbagai pertimbangan dan juga ada kesepakatan antara KPU dengan Polres dan 16 Parpol peserta pemilu, sehingga kita baru bisa laksanakan pada hari ini (kemarin),” kata Pieter Wally,  kepada wartawan usai deklarasi kampanye damai, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Senin (15/10/2018) sore.

 

Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan kampanye di Kabupaten Jayapura dapat berjalan lancar, tidak ada isu SARA (Suku, Agam, Ras dan Antar Golongan) yang dapat mengganggu suasana kampanye nantinya.

 

“Tadi (kemarin) dalam deklarasi kampanye ini, kita menekankan kepada peserta pemilu dalam hal ini 16 Parpol dan juga para Caleg agar saat melaksanakan kampanye nanti tidak menyinggung atau menjatuhkan calon legislatif lain. Sehingga kita harapkan kampanye Pileg 2019 ini dapat berjalan dengan aman dan damai guna menghasilkan anggota DPRD Kabupaten Jayapura yang berkualitas pada tanggal 17 April 2019 nanti,” tegasnya.

 

“Inti dari deklarasi ini adalah hanya memberikan semacam kesepakatan bersama, untuk kita sama-sama tetap menjaga situasi dan kondisi hingga pelaksanaan pencoblosan nanti. Baik itu berupa ujaran kebencian, hoax maupun berita bohong. Sehingga tidak terjadi gesekan antara peserta pemilu dalam hal ini parpol maupun para Caleg,” sambung Pieter Wally.

 

Acara ini dihadiri Kapolres Jayapura Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK., M.H, M.Si, komosioner KPU dan Bawaslu Kabupaten Jayapura serta tamu undangan lainnya.

 

Deklarasi kampanye damai ini diawali dengan pawai kendaraan roda empat dari Lapangan Sepak Bola Mandala, Genyem Kota, Distrik Nimboran, kemudian menuju Batas Kota dan finish di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)