JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Papua mengelar workshop peningkatan kualitas pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah dan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi  hasil BPK,

 

Kegiatan ini dihadiri  sekitar 300 orang, diantaranya Walikota Jayapura dan para  Bupati se – Papua, Kepala BKAD  se – Papua selaku peserta memenuhi aula BPK perwakilan  Papua di Kota Jayapura, Selasa (16/10/2018).

 

Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Papua,  Ir. Sudibyo, MM,, mengatakan,  bahwa menjelang akhir tahun BPK membantu membenahi semua pelaporan. Kegiatan ini berfungsi membantu koordinasi pelaporan keuangan.

“Kunci utama, agar terwujudnya peningkatan kualitas laporan keungan pemerintah daerah dalah komitmen kepala daerah, tentu di ikuti dengan perbaikan tata kelola oleh seluruh jajaran. Kualitas SDM perlu di tingkatkan melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu,  Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM.,  mengaku sangat merasa bersyukur adanya workshop ini karena dapat  membantu sistem pelaporan dan memperbaiki hasil opini.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada BPK, workshop ini mengajarkan para pimpinan dan OPD dalam menyusun laporan keuangan, untuk menindaklanjuti pemeriksaan dari BPK, agar kami bisa memperbaiki hasil opini, hasil yang bagus kita pertahankan, seperti saat ini pemerintah kota Jayapura di posisi nomor satu sePapua,”ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua,  T.E.A  Hery Dosinaen menyampaikan, bahwa workshop ini adalah pencerahan dalam pelaporan keuangan.

“Kualitas pelaporan menjadi cacatan penting, banyak daerah  sampai saat ini Disclaimer – nya ada 10, tentunya menjadi perhatian serius, komitmen pemimpin daerah,” katanya.

Diakui, workshop ini menjadi pencerahan dan  komitmen inspektorat sebagai leading sector, maka banyak yang harus di benahi.

 

Sedangkan, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Papua, Suep Cahyadi  mengatakan, bahwa mempunyai tiga sistem yang akan diterapkan dalam pelaporan keuangan

“Ada beberapa strategi yang di laksanakan BPKP selain peningkatan SDM kami juga mendorong PEMDA  untuk mengelola keuangannya efisien efektif melalui pengunaan sistem komputerisasi, dengan mengunakan aplikasi SIMDA untuk mengelola keuangan, pengelolaan keungan desanya mengunakan SISKUDES, yang terakhir adalah E-Planing,”tandasnya. (Fransisca / LintasPapua.com)