JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi Papua menargetkkan mampu meraih rangking 10 dalam hal keterbukaan informasi publik tahun 2019 mendatang.

Menurut Asisten Bidang Umum Sekda Papua,  Elysa Auri, saat ini pemerintah provinsi berada di peringkat 15 seluruh Indonesia. Oleh karena itu, dia mengharapkan kepedulian dan niat baik pemerintah kabupaten dan kota untuk mendorong keterbukaan informasi publik di wilayahnya.

Hal demikian disampaikan Elysa Auri, di Jayapura, Kamis (11/10), usai mengikuti pertemuan Pemprov Papua bersama perwakilan guru SMA/SMK, di ruang rapat Sekda Papua.

Menurut dia, tim Provinsi Papua baru-baru ini mengikuti presentase monitoring evaluasi peningkatan badan publik 2018, di Jakarta. Asisten Elysa didampingi Sekretariat Pendukung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi( (PPID) Utama Provinsi Papua Nani Indriyani , bersama Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Papua Tommy Israil Ilolu.

Papua yang mendapatkan kesempatan berbicara memaparkan proses keterbukaan informasi publik dihadapan tim penguji dari Komisi Informasi Pusat (KIP). “KIP menanyakan  komitmen Papua dalam melaksanakan pelayanan publik”.

“Kemudian bagaimana kita menyiapkan kelengkapan dan Standar Operasional Prosedur (SOP, baik itu untuk OPD provinsi hingga ke kabupaten/kota. Termasuk juga harus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM)”.

“Ya kita berharap saja pemaparan oleh tim Papua tadi bisa memberikan nilai positif kepada kita sehingga di tahun 2019 kita bisa mendapatkan ranking 10,”harapnya.

Disinggung soal beberapa kabupaten di Papua yang belum bisa terlayani baik dengan akses internet, dia katakan, dibutuhkan sebuah komitmen semua pihak termasuk pemerintah pusat.

Sehingga ketika akses informasi pelayanan publik dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi, maka diharapkan keterbukaan informasi publik di Papua akan lebih maju dari sebelumnya. (Koran Harian Pagi Papua)