JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Jembatan Holtekamp kini telah menjelma menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Kota Jayapura. Jembatan sepanjang 732 meter yang dibangun diatas laut tersebut, diyakini akan memberikan daya tarik wisatawan didalam maupun luar Papua.

Melihat potensi tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe pun tak ragu mengajak investor untuk membangun sebuah hotel bintang yang disamping jembatan tersebut. Saran itu bukan tanpa alasan, sebab sekeliling jembatan Holtekamp dikelilingi pulau kecil yang menambah indah pemandangan di wilayah tersebut.

Dibangunnya Jembatan Holtekamp, selain memperlancar konektivitas akan mendorong pengembangan wilayah Kota Jayapura ke Timur yakni ke arah Skouw. (Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
“(Keberadaan jembatan) akan mengendalikan laju perkembangan Kota Jayapura di bagian Barat yang berupa pegunungan dan sangat beresiko merusak hutan sebagai wilayah tangkapan air bagi keberlanjutan Kota Jayapura,” jelas Menteri Basuki, saat meninjau lokasi pembangunan Jembatan Holtekamp, Papua, Sabtu (17/03/2018). (Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

 

 

 

 

 

 

 

 

“Kemungkinan kalau bangun hotel bintang bisa jadi. Kami sepakat baik disisi kiri atau kanan jembatan dibangun hotel. Yang pasti bagi investor, sebelum membangun wajib terlebih dahulu membicarakan (pembayaran ganti rugi) dengan pemilik tanah,” terang Gubernur saat meninjau pembangunan Jembatan Holtekamp, Jumat (12/10/2018).

Dikatakan ia, jika tak ada halangan, pembangunan jembatan dipastikan bisa selesai pada Desember mendatang. Namun untuk benar-benar maksimal, penyelesaiannya masih membutuhkan waktu hingga empat bulan kedepan.

Pun begitu, Enembe berharap pembangunan jembatan ini bisa secepatnya rampung. Sehingga dapat dilaporkan ke Presiden Jokowi, untuk kemudian diresmikan oleh kepala negara.

Dia tambahkan, baru-baru ini ada pertemuan dengan salah satu perbankan di Jayapura yang menawarkan untuk membangun akasesori jembatan, seperti lampu penerangan dan lainnya.

Kementerian PUPR mendanai pembangunan jembatan utama, Pemerintah Provinsi Papua mendanai pembangunan jembatan penghubung Arah Holtekamp, dan Pemerintah Kota Jayapura mendanai pembangunan jalan pendekat dan pembebasan lahan. (Foto Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

Tawaran itu selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak Balai Jalan Wilayah Papua, yang seperti sudah memiliki rancangan serupa sedari perencaan pembangunan jembatan.

“Makanya, nanti hari ini (Sabtu,red), kita akan rapat bersama pihak perbankan itu dan akan ada dari Balai Jalan Wilayah Papua untuk mensinkronkan pembangunan aksesoris jembatan”.

“Intinya aksesoris ini dibangun untuk mempercantik jembatan itu. Sehingga kedepan bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Jayapura,” harapnya.

Sekedar diketahui, Gubernur Papua Lukas Enembe dalam peninjauan itu didampingi Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Sekda Papua Hery Dosinaen, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa serta pejabat terkait.

Gubernur Lukas pada kesempatan itu turut meninjau progres pembangunan ring road (jalan lingkar) yang menghubungkan Hamadi – Skyland. (Koran Harian Pagi Papua)