VG. Emaus Bermazmur Luncurkan Album Kedua “Peduli Korowai”

0
66

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  – Setelah sukses dengan album perdana pada tahun 2010, kini Vokal Grup Emaus Bermazmur siap meluncurkan album kedua dengan judul Peduli Korowai.

“Hari ini ada sekelompok kecil dari Vokal Grup Emaus Bermazmur siap meluncurkan album kedua dengan judul Peduli Korowai, tentunya album ini sebagai bagian dari mendukung penerjemahan Alkitab dalam bahasa korowai,” ujar  Executive Producer VG Emaus  Bermazmur, Anthonius M. Ayorbaba, SH, M.Si., saat dikonfirmasi lintaspapua.com di Jayapura, Sabtu  (13/10/2018).

Dikatakan, bahwa peluncuran album keduayang merupakan karya lanjutan album perdana  dengan para penyanyinya merupakan warga Binaan Lembaga Permasyarakatan Klas II A Abepura.

“Penyanyi adalah anak – anak Papaua warga binaan Lapas Klas II A Abepura yang peduli akan masalah Korowai dan mendukung penerjemahan Alkitab  dalam bahasa tersebut,’ ucap Mantan Kalapas Klas A Abepura ini.

 

Kalapas Palangkaraya ini menjelaskan, dalam album kedua VG. Emaus  Bermazmur “Peduli Korowai” memulai dengan lagu “Ku Dengar Suara Yesus” ciptaan Pdt. Alberth Yoku yang dinyanyikan sebagai sebuah doa untuk peduli akan daerah Korowai.

 

“Hal yang penting adalah bahwa mereka yang menjadi bagian dari VG Emaus Bermazmur adalah anak – anak yang bertobat dalam satu pelayanan saat  saya masih berada di Lapas Klas II A Abepura.

Pria asal Waropen ini mengakui, peluncuran album ini sekaligus sebagai momentum HUT GKI di Tanah Papua 2018 ke – 62 tahun dan tentunya semua karena campur tangan Tuhan Yesus.

“Kita sudah tertunda dari 5 februari dan 5 maret dan tertunda saat Paskah dan Keturunan Roh Kudus, namun dengan kebaikan Tuhhan sehingga bulan Oktober ini bisa berjalan baik dengan berbagai persiapan,” tandasnya.

Album VG Emaus Bermazmur Peduli Korowai berisikan 13 Lagu dan sesuai rencana pada  hari Sabtu, 13 Oktober diluncurkan di kediaman  Executive Producer VG Emaus  Bermazmur, Anthonius M. Ayorbaba di Kotaraja Dalam.

 

Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Abepura, Anthonius Ayorbaba mengatakan, lagu dalam piringan CD itu merupakan karya ciptaan napi dan tahanan. “Mereka sendiri yang menciptakan syairnya sekaligus menyanyikannya,” kata Ayorbaba, Rabu.

Latar belakang lagu ‘Emaus Bermazmur’ timbul dari hati napi untuk memuji Tuhan. “Mereka menginginkan agar pujian mereka diketahui oleh masyarakat umum serta menjadi berkat bagi para tahanan lainnya,” kata Ayorbaba.

Dia menjelaskan, ‘Emaus Bermazmur’ lahir dari dua vocal group yang berbeda yakni Lapas Bermazmur dan Emaus. “Awalnya dua group ini jalan sendiri-sendiri tapi saya satukan,” ujarnya.

CD ‘Emaus Bermazmur’ terdiri dari 12 lagu.  Group ini memiliki 9 vokalis. Satu diantaranya adalah narapidana yang paling ditakuti, namun semua telah bertaobat dan melayani Tuhan melalui pujian lewat VG. Emaus Bermazmur.   (Eveerth Joumilena)