Mari Komitmen Jaga Papua Damai, Masyarakat Diajak Hindari Provokasi dan Konflik

294
Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama Masyarakat Yahukimo dalam sebuah kegiatan kampanye damai pada Pilgub Papua 2018 beberapa waktu sebelumnya. (Humas KPB)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –  Pemerintah Provinsi Papua mengimbau masyarakat untuk dapat menghindari potensi konflik yang mengancam sejumlah daerah di bumi Cenderawasih. Hal demikian sebagaimana konflik yang terjadi di sejumlah kabupaten, di Provinsi Papua baru-baru ini, diantaranya Yahukimo dan Pegunugan Bintang.

“Masyarakat di Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara serta daerah lainnya saya harap tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan siapapun yang ingin merusak tanah Papua. Kita harus berkomitmen kuat untuk menjaga Papua sebagai tanah damai,” terang Sekda Papua Hery Dosinaen di Jayapura, kemarin.

Sekda juga mengimbau kepala daerah di seluruh kabupaten, agar segera mengambil langkah-langkah kongkrit untuk mengatasi konflik di daerahnya.

Hal demikian sebagaimana konflik yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, yang diakibatkan oleh masalah kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Sementara dampak dari insiden itu menimbulkan gesekan yang luar biasa.

“Sebab mengatasi konflik sosial, bapak Wakil Gubernur bersama Kapolda Papua dan stake holder lainnya sudah melakukan pertemuan membahas masalah-masalah sosial yang terjadi di beberapa daerah di Papua tersebut,” kata Sekda.

Sementara terkait dengan konflik di Kabupaten Pegunungan Bintang, kata Sekda, direncakan pada hari ini (Rabu,red) akan dilakukan pertemuan antara bupati, wakil bupati, DPRD Pegunungan Bintang dengan Forkompinda Papua.

“Sebab konflik di Pegunungan Bintang, akan dibahas bersama Gubernur,” pungkasnya

Sebelumnya, akibat peristiwa konflik di Yahukimo dua warga meninggal dunia. Satu warga terkena panah dan satu luka tembaka. Sementara lima warga luka-luka, dan satu anggota polri terkena panah. (Berti Pahabol / SE / LintasPapua.com)