Pertamina Ajak Siswa SDN 56 Kota Ternate Mengenal Satwa Burung Kasturi

0
54
Pertamina MOR VIII - DPPU Babullah Ternate melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan BKSDA Ternate menjalankan program pemeliharaan, pemulihan, dan pemenuhan vitamin satwa-satwa langka yang dipelihara di kandang transit milik BKSDA. Tampak suasana foto bersama. (ISTIMEWA)

TERNATE (LINTAS PAPUA) –   PT Pertamina (Persero) MOR VIII – DPPU Babullah Ternate mengajak siswa SD Negeri 56 Kota Ternate untuk mengenal satwa Burung Kasturi di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Ternate pada Selasa (9/10) pagi waktu setempat.

 

Kunjungan ke BKSDA Ternate ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di bulan September dan dilaksanakan sebagai langkah untuk memperkenalkan satwa Burung Kasturi kepada para siswa SD.

 

Burung Kasturi merupakan satwa khas Maluku Utara terancam punah akibat perburuan dan memerlukan upaya pelestarian.

Oleh karena itu, Pertamina MOR VIII – DPPU Babullah Ternate melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan BKSDA Ternate menjalankan program pemeliharaan, pemulihan, dan pemenuhan vitamin satwa-satwa langka yang dipelihara di kandang transit milik BKSDA.

 

Hewan yang dirawat dalam kandang transit ini merupakan satwa-satwa langka yang berhasil digagalkan dari upaya pemburuan satwa liar. Program pemeliharaan satwa liar oleh Pertamina dan BKSDA ini dilakukan sebagai upaya sebelum satwa liar tersebut dilepaskan kembali ke habitat aslinya di alam.

 

 

Operation Head DPPU Babullah Ternate, Sularno, menjelaskan bahwa DPPU Babullah Ternate disamping menjalankan bisnis utamanya sebagai penyedia bahan bakar pesawat udara di wilayah Maluku Utara, juga melaksanakan program PROPER yang salah satunya adalah pelestarian satwa endemik.

 

“Di setiap unit operasi, Pertamina mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang diwujudkan dengan berbagai program berkesinambungan bagi masyarakat dan lingkungan salah satunya adalah konservasi satwa langka atau endemik,” paparnya.

 

“Program edukasi kepada siswa kali ini dilakukan dalam rangka memperkenalkan keberadaan satwa liar dan lingkungannya agar generasi muda untuk peduli alam dan menjaga alam ini sehingga bisa bertahan lama demi masa depan anak cucu dimasa yang akan datang,” lanjut Sularno.

 

Sementara itu, BKSDA Ternate mengapresiasi langkah dari Pertamina dalam upaya mengedukasi siswa-siswa SD dalam pelestarian Burung Kasturi.

 

“BKSDA mengapresiasi kegiatan Pertamina DPPU Babullah yang mendatangkan siswa ke kantor kami dan tentunya membantu program kami juga dan satu tujuan sama yaitu memberikan edukasi keberadaan satwa langka di Maluku Utara agar para generasi penerus ini memiliki tanggung jawab moril menjaga dan meletarikan bersama ke depannya,” tutur Abas Hurasan selaku Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 Ternate, BKSDA Maluku.

 

Dalam kunjungan ini, para siswa diperkenalkan dengan berbagai satwa mulai dari Nuri Bayan, Burung Kasturi Ternate, Kasturi Tengkuk Ungu, Perkici Pelangi, Kakatua Maluku, Ksaktua Jambul Kuning, Nuring Kalungb Ungu, Kera Bayan, Monyet Ekor Panjang. Instrusktur dari BKSDA memberikan informasi kepada para siswa asal keberadaan satwa-satwa langka tersebut dan makanan dari setiap satwa.

Siswa juga diberikan edukasi tentang konservasi satwa langka khususnya Burung Kasturi agar mereka peduli dan ikut serta melestarikan keberadaan satwa dari kepunahan. Nona Noho yang bertindak sebagai kepala sekolah SDN 56 Kota Ternate menyampaikan bahwa pihak sekolah sangat senang dengan adanya kegiatan kunjungan belajar yang dilakukan oleh Pertamina DPPU Babullah kepada siswa-siswi di sekolahnya.

“Kegiatan ini penting untuk mengenalkan keberadaan satwa langka khususnya di Maluku Utara ini karena sudah banyak dari anak-anak yang kurang mengenal bahkan tidak mengetahui tentang keberadaan satwa langka tersebut,” tutupnya.  (Fransisca / Comrel MOR 8)