DPR Papua Sarankan Masalah Hak Ulayat Batas Wilayah Diselesaikan  Baik

0
101
Sekretaris Komisi IV DPR Papua, Sinut Busup mengatakan adanya konflik batas wilayah juga menelan korban jiwa, sehingga harus jadi perhatian pemerintah. (Fransisca / LintasPapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Sekretaris Komisi IV DPR Papua, Sinut Busup mengatakan, bahwa masalah batas wilayah dan hak ulayat harus diselesaikan baik, sehingga tidak terjadi konflik di Masyarakat.

“Mengenai kondisi perebutan wilayah yang saat ini terjadi di beberapa wilayah Mamberamo Raya, hal ini  sangat prihatinan serta dukacitanya atas konflik yang terjadi dari minggu lalu, hingga hari ini, di daerah Tolikara, Yahukimo, Puncak Jaya,” ujar Sinut Busup, saat dikonfirmasi media di Waena, Kota Jayapura, Selasa(9/10/2018).

Diakui, adanya konflik batas wilayah juga menelan korban jiwa, sehingga harus jadi perhatian pemerintah.

Sinut menegaskan. aspirasi masyarakat ini harus di terima dengan lapang dada dan hak ulayat harus di putuskan bersama agar tidak ada lagi keributan.

Diriya juga menyoroti, adanya tambang ilegal di daerah – daerah Papua yang membuat limbah – limbah mengalir dari hilir ke hulu, sebagaimana di Mamberamo Raya.

“Maka kedepan harus ada pemerataan, pakai porsi lebih bagus. Saran kami yang mengelola tambang emas ini duduk bersama lebih bagus, melibatkan semua elemen, karena dampaknya besar ada korban limbah nyala. Sudah tidak musimnya ribut di media,” katanya  dalam memberi saran.

 

Sinut Busup dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukacita mendalam atas bentrok di Dekai Yahukimo menelan 6 korban meningal 98 luka-luka serta konflik yang terjadi di Tolikara, Yahukimo, Puncak Jaya, Pengunungan Bintang.

 

“Kondisi ini sebenarnya sudah diselesaikan, ada yang meningal di luar dugaan. saya menyampaikan dukacita pada keluarga yang di tinggalkan.Dalam sepekan terjadi beberapa konflik di beberapa wilayah ini, sebenarnya ada apa ini? Saya harapkan agar Tokoh agama berdoa bersama agar situasi menjadi baik kembali,” harapnya. (Fransisca / lintaspapua.com)