Polres Jayapura : Kejahatan Seksual Marak, Orang Tua Diminta Pantau Pergaulan Anak-anaknya

0
155
Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK, meminta orang tua lebih ketat pantau pergaulan anak sehari-hari. (Irfan / ISTIMEWA)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Kasus pencabulan, perkosaan atau kekerasan seks yang menimpa kalangan anak-anak dan remaja, marak di wilayah hukum Polres Jayapura. Untuk itu, Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, S.H., S.IK, M.H., M.Si, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura Iptu Oscar F. Rahadian, S.IK, meminta orang tua lebih ketat pantau pergaulan anak sehari-hari.

Polisi, kata Kasat Reskrim, tugasnya haya bersifat menindaklanjuti laporan dan memproses setiap tersangka pelaku yang sudah ditahan, tapi kalau masalah perlindungan, pembinaan mental hingga pengawasan anak itu paling strategis berawal dari internal keluarga.

Saya melihat kasus pelecehan seksual terhadap anak di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura ini cukup tinggi. Oleh karena itu, saya harapkan kepada masyarakat dalam hal ini orang tua untuk lebih ketat dalam menjaga anak-anaknya baik itu, anak laki-laki maupun anak perempuan dan juga tetap memantau pergaulan anak-anaknya sehari-hari, harap Oscar F. Rahadian kepada Harian Pagi Papua, Senin (8/10/2018) siang.

Jadi peran orang tua disini sangat penting sekali. Orang tua tidak boleh membiarkan anak dilepas begitu saja. Mereka (anak) harus tetap diberi perhatian penuh. Kelemahan-kelemahan orang tua saat tidak mengawasi anak-anaknya bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang mempunyai niat jahat, sambung pria yang akrab disapa Oscar.

Menurut Oscar, kasus-kasus pencabulan dan perkosaan terhadap anak remaja akibat faktor pergaulan bebas dan kurang pengawasan orang tua. Ironisnya, para pelaku kasus pencabulan dan perkosaan anak di bawah umur tak dapat terdeteksi, terkadang juga bisa dari teman main atau tetangga dekat.

Bahkan pelakunya bisa melibatkan tokoh masyarakat bahkan datang dari internal keluarga sendiri, tegas Oscar yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Unurum Guay tersebut.

Misalnya kasus pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan dibawah umur yang dilakukan oleh seorang pelaku, yang kini pelakunya sudah ditangkap oleh pihak Satuan Reskrim Polres Jayapura.

Sudah beberapa kasus yang kita ungkap, dan saya tidak bisa sebutkan satu per satu. Tetapi, yang saya nilai disini adalah kurangnya pengawasan dari orang tua, bebernya.

Dari kejadian ini, orang tua harus ekstra hati-hati dan juga mengawasi secara baik perkembangan anaknya, tambah Kasat Oscar dengan nada tegas.

Dijelaskan Oscar, berdasarkan data yang diperolehnya sejak menjabat sebagai Kasat Reskrim selama hampir sebulan ini sebanyak 9 laporan pencabulan dan pemerkosaan. Dari belasan kasus tersebut, juga berhasil diamankan 9 tersangka dari berbagai golongan. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)