Peringati HUT Kebangkitan Masyarakat Adat ke – 5,  DPMPK Gelar Rapat Bersama Sembilan DAS

0
43
Ilustrasi Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura. (istiimewa)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kebangkitan masyarakat Adat (KMA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (DPMPK) mengundang tokoh-tokoh adat dari Sembilan (9) Dewan Adat Suku (DAS) sebagai persiapan untuk memperingati HUT KMA ke-V tahun 2018.

 

Rapat persiapan itu dipimpin oleh Plt. Kepala DPMPK Elisa Yarusabra, S.Sos, didampingi Ketua Panitia Pelaksana HUT KMA ke-V, Abdul Rahman Basri dan Koordinator Sembilan (9) DAS, Daniel Toto.

 

Rapat ini berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (5/10/2018) kemarin pagi.

 

“Hari ini (kemarin) kita lakukan rapat panitia yang kedua, untuk pelaksanaan HUT Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) yang ke-V. Di rapat yang kedua ini, kita sudah mempersiapkan rangkaian kegiatan untuk pelaksanaan di puncak peringatan HUT KMA pada tanggal 24 Oktober 2018 nanti,” ungkap Elisa Yarusabra kepada wartawan usai pelaksanaan rapat persiapan HUT KMA ke-V, di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Jumat (5/10/2018) siang.

 

Elisa Yarusabra yang juga Sekretaris DPMPK Kabupaten Jayapura itu melanjutkan, “Nah, menuju pada tanggal 24 Oktober 2018 itu ada dua kegiatan yang akan kita lakukan. Pertama, di tanggal 21 Oktober 2018 itu akan dilakukan seminar nasional dengan mengundang kementerian/lembaga, pemerintah provinsi hingga seluruh masyarakat adat. Guna hadir dalam kegiatan seminar tersebut, tentang Kebangkitan Masyarakat Adat di Kabupaten Jayapura,”.

 

“Apa yang akan dilakukan kedepan, inilah yang kita akan follow up di seminar nasional selama sehari itu, yang akan dilaksanakan tanggal 21 Oktober. Sedangkan tanggal 24 Oktober itu akan lebih kepada pelaksanaan ibadah syukur, bahwa adat sudah bangkit di tahun yang kelima ini,” ucapnya.

 

Kesiapan dari Sembilan (9) DAS, menurut Elisa Yarusabra, mereka sudah pada siap dan masing-masing DAS mempersiapkan masyarakat adatnya, untuk sebagai peserta seminar nasional maupun di acara puncak peringatan HUT KMA ke-V pada tanggal 24 Oktober 2018.

 

“Jadi, rapat ini dihadiri Sembilan (9) DAS, kemudian dari pemerintah daerah dlaam hal ini DPMPK, panitia pelaksana dan juga panitia lokal untuk kegiatan HUT KMA yang akan berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2018 di Distrik Nimboran. Sedangkan pelaksanaan seminar nasional akan dilaksanakan di Kota Sentani,” tuturnya.

 

Selain itu, dengan permintaan masyarakat adat di Nimboran disepakati untuk melaksanakan acara HUT KMA ke-V tahun 2018 di wilayah Distrik Nimboran.

 

“Memang tahun 2017 kita laksanakan di Kota Sentani, dan di tahun 2016 lalu kita laksanakan di Nimboran sana. Namun karena permintaan dari masyarakat adat disana, bahwa mereka siap untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan HUT KMA di tahun 2018 ini. Maka kita harus menghargai kesiapan mereka yang mau pelaksanaan ibadhaa syukur HUT KMA ke-V di Distrik Nimboran,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)