Seluruh Tim Nusantara Sehat Sulteng Selamat dari Gempa   

0
41

JAKARTA (LINTAS PAPUA)  –  Sejumlah 77 orang tenaga kesehatan (Nakes) yang merupakan peserta penugasan khusus Nusantara Sehat (NS) baik yang berbasis tim maupun individu, seluruhnya selamat dari bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda empat wilayah di Sulawesi Tengah.

 

Bagi tenaga kesehatan mengalami kejadian dan menjadi korban, Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar, bahwa apabila terdapat indikasi keadaan yang mengancam jiwa akibat bencana, para peserta NS dimungkinkan untuk mengambil langkah-langkah penyelamatan diri ke tempat yang aman dengan cara melaporkan diri ke masing-masing kontak person di kedua instansi tersebut.

 

Sebagai informasi, jumlah Nakes peserta NS di Kabupaten Sigi terdapat 21 peserta NS Berbasis Tim dan 17 Nakes NS Individu. Di Kabupaten Donggala, terdapat 16 Nakes Berbasis Tim dan 17 orang Nakes NS Individu. Sementara di Kabupaten Parigi Moutong, terdapat 6 Nakes NS Individu, dan tidak ada Nakes peserta NS di Kota Palu.

 

Hingga berita ini diturunkan, keberadaaan para peserta NS telah terpantau meski berada di lokasi berbeda-beda. Sebagian besar berada di crisis center di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, banyak pula yang memilih tetap tinggal untuk membantu masyarakat di wilayah Puskesmasnya, sementara tercatat 2 Nakes berada di pengungsian di Kabupaten Sigi.

 

Dari keseluruhan jumlah tersebut, sebanyak 8 orang Nakes yang merupakan peserta penempatan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, telah tiba di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Makassar, Sulawesi Selatan. Kedelapan tenaga kesehatan tersebut membutuhkan pemulihan trauma pasca mengalami gempa dan tsunami yang melanda empat Kabupaten di Sulawesi Tengah lima hari lalu.

 

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak@kemkes.go.id. (myg) dan disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,  drg. Widyawati, MKM. (*)