Banyak Pelanggaran IMB, DPMPTSP Kab.  Jayapura Segera Tertibkan Bangunan

0
40
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Henock Puraro, saat sedang memimpin Rakor Penertiban, di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Selasa (2/10) kemarin. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Praktek pelanggaran izin mendirikan bangunan (IMB) banyak terjadi baik dilakukan oleh pemilik usaha maupun rumah tinggal. Penertiban itu akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini bagi sejumlah bangunan yang tidak memiliki IMB dan juga bagi bangunan yang mengganggu aktivitas maupun pelayanan umum.

 

Demikian disampaikan dengan tegas oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura Henock Puraro disela-sela kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) antara pihak DPMPTSP bersama tim yang di back-up dari Polres Jayapura, bertempat di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (2/10/2018) kemarin pagi.

: Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, saat menyerahkan piagam penghargaan Investment Award 2018 dari BKPM RI kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Jayapura, Henock Puraro, di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (6/8/2018) pagi. (Irfan / HPP)

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Henock Puraro mengatakan, pihaknya memang sudah lama merencanakan penertiban ini, namun hanya pelaksanaannya yang kini hendak dilakukan mengingat telah keluarnya sejumlah regulasi atau dasar hukum yang akan digunakan dalam proses penertiban tersebut.

 

Lanjut kata pria yang akrab disapa Mas Pur ini, pelanggaran bangunan tersebut paling banyak didapati di wilayah Kota Sentani atau Distrik Sentani. Selain itu juga di wilayah Doyo-Distrik Waibhu.

 

“Kami akan tertibkan bangunan di beberapa titik, terutama di Kota Sentani dan sekitranya. Di daerah Doyo juga ada sejumlah bangunan yang nanti akan kami tertibkan yakni, bangunan yang di sinyalir mengganggu jalur penerbangan,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya mengatakan, penertiban ini di lakukan sebagai bagian dari upaya penataan Kota Sentani dan sekitarnya, sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 mendatang. Keindahan dan keserasian Kota Sentani dan sekitarnya tidak luput dari perhatian pemerintah karena Kabupaten Jayapura menjadi tuan rumah.

 

Selain itu, kata Mas Pur, lewat penertiban dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan pihak swasta dalam membangun hendaknya mematuhi segala ketentuan yang telah di buat. Sebab, dalam mendirikan bangunan idealnya memenuhi sejumlah ketentuan.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, ketika mendengarkan penjelasan dari Kepala Bappenda Kabupaten Jayapura Theopilus H. Tegay yang disaksikan oleh Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura Henock Puraro saat meninjau pembangunan gedung kantor pelayanan publik bersama baik Bappenda maupun DPMPTSP, Jumat (28/9/2018) siang. (Irfan / HPP)

Menurutnya, upaya penertiban yang akan di lakukan nanti bersama tim, bukan soal IMB saja yang di tertibkan. Tetapi, juga menertibkan bangunan-bangunan yang berdiri di sisi jalan dan sungai. Yakni, bangunan yang berdiri dari sisi jalan dan sungai tidak lebih dari 20 meter akan di tertibkan.

“Kami berharap supaya semua pihak, baik yang melakukan penertiban dan masyarakat yang bangunannya akan terkena dampak penertiban agar melakukan dengan penuh pengertian dan terlebih mematuhi segala ketentuan,” harap Mas Pur diakhir wawancaranya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)