Pasokan Air Dari Beberapa Sumber Mata Air Turun 50 Persen

0
368

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura melakukan pengurangan jam distribusi air kepada masyarakat atau pelanggan sambungan rumah (SR) di beberapa wilayah di Jayapura. Langkah itu dilakukan lantaran debit pasokan air bersih dari beberapa sumber mata air turun 50 persen.

Direktur Utama PDAM Jayapura Entis Sutisna memastikan, meski debit air menurun, pasokan air ke pelanggan di Jayapura masih terbilang aman.
Langkah antisipatif dilakukan dengan pengurangan jam distribusi air dari 24 jam menjadi 12 jam hingga 8 jam.

Lanjut, kata Entis Sutisna, memang saat ini PDAM Jayapura diperhadapkan kepada menurunnya kapasitas produksinya.
Sebenarnya existing kita itu 895 liter per detik, tetapi ternyata sekarang yang mampu kita produksi di kondisi sekarang ini turun sampai 50 persen.

“Jadi, memang ada beberapa sumber air yang mengalami penurunan seperti di wilayah Entrop, yang awalnya di intake Entrop itu 90 liter per detik. Namun sekarang ini cuma 40 sampai dengan 25 liter per detik yag bisa kita manfaatkan,” bebernya.

Kemudian di beberapa intake baik di Kojabu, Kamp Wolker, Ajend Jayapura dan Anafre itu praktis ada penurunan sekitar 50 persen. Dengan demikian, menyebabkan pasokan air ke masyarakat, juga kita lakukan bergiliran secara teratur. Sehingga dipastikan bahwa pelayanan kita ke masyarakat tetap, namun masyarakat tidak mendapatkan pasokan air seperti dulu lagi. Artinya, ada beberapa wilayah yang dapat 12 jam dan 8 jam, tambah Entis Sutisna.
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar pelanggan sambungan rumah lebih menghemat penggunaan air dan memperbanyak penampungan selagi kondisi air masih mengalir. (Irfan / Koran Haroan Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here