JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Menpora Imam Nahrawi memberikan penghargaan dan bonus kepada para Pelatih dan Asisten Pelatih Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan di Auditorium SKO Ragunan, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Imam didampingi oleh Deputi Bidang Pembudayaan Pembudayaan Olahraga R Isnanta dan Kepala PPLP DKI Jakarta Syahrizal Jamil.

“Bonus Asian Games tidak hanya kita berikan kepada para peraih medali, para atlet yang belum meraih medali dan para pelatihnya tetapi juga kepada orang-orang yang berjasa mengantarkan para atlet di Asian Games kemarin, di Ragunan ini banyak atlet peraih medali emas dilatih oleh para pelatihnya disini, ini sebagai wujud penghormatan dan penghargaan pemerintah,” kata Imam.

Menurut Imam, ada beberapa alumni SKO Ragunan yang berhasil meraih medali emas, perak, perunggu di Asian Games 2018 lalu dan beberapa kejuaraan dunia lainnya.

“Seperti yang kita tahu ada nama seperti Yayuk Basuki, Icuk Sugiarto, dan sebagainya, semangat meraih medali ini harus dirawat dan dijaga karena melalui olahraga membuat Indonesia sejajar dengan negara lain terlebih rakyatnya menjadi bersatu padu mengesampingkan perbedaan,” ujarnya.

Imam menyampaikan bahwa kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin hingga saat akan membela Indonesia. “Ingat Indonesia sedang mempersiapkan bidding Olimpiade 2032. Bersiaplah, kalian akan mewakili Indonesia di Olimpiade 2032. Mulai saat ini manfaatkan kesempatan di SKO ini dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk semua atlet Ragunan, para atlet adalah aset bangsa.

“Terima kasih kepada pelatih, asisten pelatih, para juru masak, guru dan semua kami akan memberikan penghargaan dan bonus kepada para pelatih di sini sebagai bentuk penghargaan dan ini adalah sejarah, selamat,” ungkap Imam.

Sementara itu, Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyampaikan bahwa agenda penghargaan ini bertepatan pada Haornas. Yakni, ada empat Pelatih yang terpilih, Bambang Warsito (sepakbola), Sarmili (bola voli), Fadli Potu (Taekwondo) dan Budiarto (angkat besi).

“Penghargaannya berupa piagam penghargaan dan uang Rp 30 juta tapi ada satu yang diberikan berupa beasiswa S2 senilai Rp 25 juta, untuk pelatih dan asisten pelatih SKO Ragunan sebesar Rp 5 juta,” tuturnya.

Daftar penerimaan penghargaan pelatih dan asisten pelatih lahirnya atlet-atlet nasional SKO Ragunan: Wahid Wahyuni (senam), Pearl Tendean (basket), Anang (tenis meja), Suharyadi (tenis lapangan), dan Eko Setiawan (loncat indah).

Asisten pelatih, Murdasi dan Apriyanto (Senam), Eko Waluyo (bola voli), Joni firdaus (angkat besi), Dodi Regar (tenis meja), Tri Prasetyo (panahan), Sri Ratna Ernaningsih (pencak silat), Ertina Noviandi (taekwondo), Mardianto (renang), Irfan Ardiansyah dan Dwi Hadi Purnama (sepakbola). ( Sumber: https://jpp.go.id / https://jamaninfo.com/menpora-beri-penghargaan-dan-bonus-bagi-pelatih-dan-asisten-pelatih/ )