Sefried  Depondoiye : Organisasi Kepemudaan di Kab. Jayapura Harus Terdaftar di Kesbangpol

0
43
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura, Sefried Depondoiye. (Irfan/HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Seluruh organisasi Kepemudaan yang beraktivitas di Kabupaten Jayapura, harus didaftarkan di Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jayapura.

Hal itu ditegaskan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura, Drs. Sefried Depondoiye, saat dikonfirmasi wartawan harian ini dirancang ruang kerjanya, Jumat (14/9/2018) siang.

“Jadi agar organisasi Kepemudaan itu menjadi resmi, memang syaratnya harus terdaftar di Badan Kesbangpol. Jangan hanya menyebut nama organisasi dan cuma tau melalukan kegiatan saja. Tetapi, tidak terdaftar secara resmi,” ujar Sefried Depondoiye,  yang pernah menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Jayapura tersebut.

“Jika semua organisasi kepemudaan terdaftar, maka proses pemantauan dan pembinaan dapat di lakukan secara baik oleh kami,” sambungnya.

Dirinya mengatakan, pemuda Kabupaten Jayapura memiliki potensi diri yang sangat baik, hanya saja belum memiliki kesepahaman bersama.

Untuk itu, kedepan pihaknya berencana akan melakukan pendataan secara detail mengenai keberadaan organisasi kepemudaan yang ada di daerah ini.

Menurut Sefried, pendataan organisasi pemuda di Kabupaten Jayapura perlu di lakukan, mengingat banyak organisasi pemuda yang sering muncul dengan kegiatan-kegiatan, yang jika di lihat memberikan manfaat. Tetapi, sulit untuk dipertanggungjawabkan jika terjadi persoalan dalam sebuah kegiatan.

“Kami terus akan menyampaikan kepada pemuda-pemudi di Kabupaten Jayapura yang terlibat dalam sejumlah organisasi kepemudaan untuk segera mendaftarkan organisasinya. Guna mendapat legalitas dalam pembinaan pemuda kedepan oleh pemerintah,” imbuhnya.

 

 

Selain itu, dirinya juga menerangkan, menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Jayapura, maka seluruh organisasi kepemudaan harusnya terdaftar semua. Supaya menjadi peserta dalam kegiatan Musda KNPI dan kegiatan-kegiatan kepemudaan sejenis lainnya.

Kendati di Kabupaten Jayapura masalah kepemudaan masih rumit, akibat dualisme wadah pemuda seperti KNPI. Tetapi, organisasi-organisasi pemuda lainnya dapat melakukan pendaftaran ke Badan Kesbangpol Kabupaten Jayapura untuk menerima legalitas.

“Jangan bicara mewakili salah satu organisasi pemuda saja. Tetapi, sebenarnya organisasi tersebut belum terdaftar secara resmi di daftar organisasi pemuda yang telah terdaftar di kami,” tukasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)