Program KB di  Papua Bukan Paksaan, Tapi Wujudkan Kekuatan

0
184
Foto Bersama dalam suasana kegiatan BKKBN Papua. (Fransisca/LintasPapua.com)

Caption foto : Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua,  Charles Brabar, bersama panitia dalam suasana pembukaan kegiatan. (Fransisca/LintasPapua.com)

JAYAPURA  (LINTAS PAPUA)  – BKKBN Provinsi Papua mengelar kegiatan rapat telaah tengah tahun  program KKBPK Provinsi Papua Tahun 2018, dengan tema : peguatan Kampung KB sebagai upaya mempercepat terwujudnya sumber daya manusia di Papua. hadir perwakilan BKKBN dari 20 Kabupaten, sekitar di Aula kantor perwakilan BKKBN Provinsi Papua,Kamis(13/9/2018)/

 

Kegiaan ini dimaksudkan, guna mengevaluasi,menyepakati program kerja yang Sudah di kerjakan dan menentukan agenda BKKBN Provinsi Papua selanjutnya.

 

 

Kepala Bidang ADPIN perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Philmona M.Yarollo, S.Sos, M.Si.,  menyampaikan tujuan, Memperkuat eksistensi lembaga BKKBN dalam pemerintahan 2019-2024, mengevaluasi pencapaian kinerja program sampai Juli 2018

 

“Kita membahas isu terkait penduduk dan penangulangan anak, merumuskan permasalahan, hambatan pelaksanaan pencapaian sasaran. Menetapkan grand design pembangunan keluarga sebagai solusi bagi Provinsi yang sudah tercapai,meningkatkan askses dan kualitas pelayanan KB, melalui kontrasepsi pemerintah dan jalur swasta, mempertahankan WTP,” katanya.

 

Sementara itu,  Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua,  Charles Brabar, harapkan lebih kerja keras di semester selanjutnya, banyak hal yang harus kita telaah akan lebih menajamkan program Kependudukan keluarga berencana

 

“Awal dari kebijakan, berkaitan kebijakan kita dalam permasalahan masyarakat Papua, catatan kita semua bahwa ada langkah kongrit meningkatkan merevalitasi tugas kita meningkatkan program KKBPK menajamkan konsep,” katanya.

 

Disampaikan, bahwa  bagaimana kita menunjukan aspek kualitas kesehatan ibu dan anak bagaiman membangun kelurga sehat dan berkualitas.

 

“Program KB saat ini bukan suatu paksaan, Program KB adalah mewujudkan sebuah kekutan di dalam keluarga, secara kompak.” tandasnya,  Selanjutnya  Kepala BKKBN Perwakilan Papua bersama  ketua Panitia membuka kegiatan dengan memukul Tifa. (Fransisca / LintasPapua.com)