Disnakertrans Kabupaten Jayapura Gelar Pelatihan Operator Komputer

0
46
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, DR. Timotius J. Demetouw, S.E., M.Si, disaksikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Jayapura, Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP, saat menyematkan tanda peserta kepada dua perwakilan peserta pelatihan sebagai tanda secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Keterampilan Operator Komputer Bagi Pencari Kerja, di Hotel Ratna, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (12/8/2018) kemarin pagi. (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS  PAPUA) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan keterampilan operator komputer di Hotel Ratna, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (12/9/2018) kemarin pagi.

Tujuan kegiatan itu dilaksanakan agar masyarakat pencari kerja khususnya Orang Asli Papua (OAP) asal Kabupaten Jayapura dilatih untuk bisa mengoperasikan komputer.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda kabupaten Jayapura, DR. Timotius J. Demetouw, S.E., M.Si, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Jayapura, Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Jayapura, DR. Timotius J. Demetouw, S.E., M.Si, menyebutkan, salah satu masalah pembangunan yang perlu mendapat perhatian adalah tingkat pengangguran yang cukup tinggi dan turut memberikan kontribusi terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Jayapura.

Hal ini disebabkan karena adanya kecenderungan pencari kerja untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau aparat sipil negara (ASN). Sedangkan peluang untuk menciptakan lapangan kerja sangat kecil. Apalagi penyerapan tenaga kerja atau pasar kerja pada dunia usaha saat ini membutuhkan tenaga kerja yang profesional dan memiliki keterampilan atau skill yang sangat menentukan untuk mengisi lowongan kerja baik di pemerintah maupun swasta, sebutnya.

Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua memberikan arah dan amanah percepatan pembangunan, masalah pendidikan dan kesehatan yang bermuara pada penciptaan manusia profesional, terampil dan percaya diri berperan dalam pembangunan di Provinsi Papua.

Atas dasar tersebut, dirinya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Jayapura terus menata sistem yang menentukan proses pembangunan di segala bidang termasuk pembangunan sektor ketenagakerjaan, karena sektor ini masih sangat kurang menyerap tenaga kerja dan salah satu kendala terletak pada keterbatasan tenaga terampil dan professional untuk dapat diserap pada pasar kerja atau lowongan kerja.

“Untuk itu, pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melaksanakan kegiatan pelatihan keterampilan operator komputer bagi 25 orang pencari kerja di wilayah Kabupaten Jayapura,”  ujarnya.

Lanjut dirinya menjelaskan, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pencari kerja serta membekali keterampilan bagi pencari kerja, agar mampu berkompetensi dan berdaya saing dalam penyerapan dunia kerja dan juga dunia usaha serta menciptakan lapangan kerja sendiri.

Selain itu, dia juga menyampaikan, namanya pelatihan memang dimaksudkan untuk membuahkan keterampilan bagi para pesertanya. Para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu yang didapatnya pasca mengikuti pelatihan.

Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menguasai program ini dan diharapkan mereka mampu menguasainya. Oleh karena itu, saya berharap pelatihan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta pada saat memasuki dunia kerja atau berwirausaha. Sehingga mampu eksis di tengah masyarakat sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Jayapura, Drs. I Nyoman Sucipta, M.KP, dalam laporannya menyampaikan, jumlah peserta pelatihan operator computer ini sebanyak 25 orang Asli Papua (OAP) asal Kabupaten Jayapura.

Dengan jumlah peserta ini dari lima (5) distrik yakni, Distrik Kemtuk, Distrik Sentani Timur, Distrik Depapre, Distrik Kaureh dan Distrik Ebungfauw.  (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)