Kemenpora Lakukan Sport Development Indeks di Keerom

0
100
Kabid Pengembangan Sanggar dan Pusat Kebugaran dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Drs. Waluyono, MM dan Kadispora Keerom, Sukadi, saat pembukaan kegiatan SDI di Gedung Pramuka, Kabupaten Keerom, Kamis (6/9/2018) kemarin. (Arif / HPP)

Sebagai Salah Satu dari 34 kab/kota yang dilakukan pengukuran SDI secara nasional

KEEROM (LINTAS PAPUA)  –  Kemenpora RI melalui bidang terkait melakukan pengukuran Sports Development Indeks (SDI) di 34 Kabupaten/kota se-Indonesia. Sebanyak 3 orang dari tim tersebut melakukan kegiatan SDI di Gedung Pramuka, Kabupaten Keerom, Kamis (6/9/2018) kemarin terhadap 100 orang.

Kabid Pengembangan Sanggar dan Pusat Kebugaran dan Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI, Drs. Waluyono, MM dan dua rekannya melakukan kegiatan SDI disaksikan Kadipora Keerom, Sukadi, SPd, Kabid Kepemudaan Dispora, Dian Welip, SPd, MMPd dan jajaran Dispora Keerom. Kegiatan dilakukan di terhadap 100 orang terdiri dari siswa SLTA, ASN dan masyarakat umum.

Drs. Waluyono, MM, pada saat acara pembukaan mengemukakan bahwa Keerom termasuk salah satu Kabupaten/kota yang akan dilakukan pengukuran SDI. Pengukuran dilakukan secara sample terhadap 34 kota dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia termasuk Keerom.

‘’Dalam 3 tahun terakhir ini, Kemenpora telah memiliki beberapa program kerja di Kabupaten Keerom. Adapun argument atas hal ini, karena memang kedepan, peran Pemprov adalah sebagai motivator dan fasilitator, sementara kabupaten dan kota adalah sebagai eksekutor atau pelaksana,’’ungkapnya pada kesempatan tersebut.

Ia menerangkan bahwa Spor development indeks adalah mengukur tingkat kebugaran masyarakat kota yang kali ini diambil adalah seluruh Indonesia yaitu di 34 kota yang masing-masing kota sebanyak 100 orang mengikuti SDI tersebut.

‘’Ini semacam metode pengukuran baru untuk mengukur kemajuan pembangunan olahraga. SDI adalah indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan olahraga berdasarkan empat dimensi dasar yaitu : (1) ruang terbuka yang tersedia untuk olahraga, (2) sumber daya manusia atau tenaga keolahragaan yang terlibat dalam kegiatan olahraga, (3) pertisipasi warga masyarakat untuk melakukan olahraga secara teratur dan (4) derajat kebugaran jasmani yang dicapai oleh masyarakat,’’terangnya.

Sementara Kadispora Keerom, Sukadi, menerangkan bahwa pada kegiatan tersebut 100 orang peserta SDI diambil dari 3 distrik yang ada di Keerom yaitu Distrik Arso, Arso Barat dan Skanto.

‘’Mereka berasal dari siswa-siswi SLTA, ASN, ada atlet, pelatih dan lainnya. Pada saat ini tengah dilakukan pengukuran kemampuan atau level kebugaran terhadap peserta,’’ungkapnya pada kesempatan itu. (Arif / Koran Harian Pagi Papua)