Penghijauan, Yonif RK 751/VJS Tanam 500 Pohon Matoa dan Trembesi di Pasir VI

0
567
Penanaman 500 Pohon Matoa dan Trembesi di Kawasan Pasir VI oleh Personil Yonif RK 751/VJS bersama Masyarakat Sekitar Pasir VI, Sabtu (1/9/2018). (Irfan / HPP)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Jajaran Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus (RK) 751/VJS, Sabtu (1/9/2018) pagi melakukan penghijauan dengan penanaman 500 bibit pohon Matoa dan Trembesi di Pasir VI (Enam), Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Penanaman 500 pohon Matoa dan Trembesi dikawasan Pasir VI juga diikuti 50 personil Yonif RK 751/VJS. Karya bhakti penanaman pohon Matoa dan Trembesi dipimpin Pasintel Yonif RK 751/VJS, Kapten Inf. Anak Agung, juga diikuti puluhan masyarakat sekitar Pasir VI dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pasintel Yonif RK 751/VJS, Kapten Inf. Anak Agung mengatakan, kegiatan karya bakti penanaman pohon Matoa dan Trembesi di kawasan Pasir VI ini dalam rangka penyelenggaraan program penghijauan atau reboisasi.

“Jadi, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kepedulian akan bumi kita, khususnya dalam bidang reboisasi atau penghijauan. Kegiatan ini mengajarkan kepada masyarakat akan pentingnya penghijauan dan juga dapat mengurangi angka bencana alam di wilayah kita, kata Kapten Inf. Anak Agung dalam rilisnya yang dikirim ke wartawan harian ini, Minggu (2/9/2018) siang.

Selain itu, kata Kapten Inf. Anak Agung, kegiatan ini juga bisa menciptakan kerukunan dalam masyarakat.

“Serta mengajarkan kepada masyarakat akan pentingnya menanam pohon di lingkungan kita. Kegiatan ini di terima dengan senang dan antusias oleh masyarakat daerah Pasir VI,” katanya.

Untuk itu, ia mengajak, masyarakat untuk selalu peduli serta berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Ya, hari ini (Sabtu, 1/9 lalu) ada 500 pohon Matoa dan Trembesi yang kita tanam, ujar Kapten Inf. Anak Agung diakhir rilisnya, Sabtu (1/9/2018) lalu.

Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) RK 751/VJS, Letkol inf. Tunggul Jati mengatakan, aksi perambahan dan pembalakan liar kawasan hutan setidaknya telah mengakibatkan sebagian besar kawasan hutan di Provinsi Papua mengalami kerusakan.

Selain mengalami kerusakan, tanah kawasan hutan yang dulunya subur menjadi tandus dan gersang, karena pepohonan yang ada sebagai penyangga air hujan telah banyak ditebang oleh oknum tidak bertanggung jawab, kata Danyon Letkol Inf. Tunggul Jati ketika dikonfirmasi oleh wartawan harian ini guna menanggapi program penghijauan di Kawasan Pasir VI, yang dilakukan oleh personel Yonif RK 751/VJS, Sabtu (1/9/2018) lalu.

Karena itulah, sebagai upaya menyelamatkan kawasan hutan dari ancaman kerusakan semakin parah, aparat TNI khususnya dari Yonif RK 751/VJS mencanangkan program penghijauan, dengan menanam pohon di kawasan Pasir VI dengan melibatkan peran serta masyarakat, ujar Letkol Inf. Tunggul Jati. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here