Pelantikan Gubernur Definitif Tunggu SK Presiden

0
439
Sekda Papua Hery Dosinaen (kanan) bersama Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua Israil Ilolu (kiri). (Erwin '/ HPP)

JAYAPURA (LINTAS  PAPUA)  –   Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, Hery Dosinaen memastikan pelantikan gubernur dan wakil gubernur definitif tinggal menunggu SK pelantikan dari Presiden Joko Widodo.

Kendati sudah menetapkan pelantikannya pada 17 September 2018 mendatang, waktu pelaksanaan baru bisa dipastikan setelah SK Presiden melaui Menteri Dalam Negeri telah diterima pemprov.

“Kami di Pemprov Papua tetap menunggu petunjuk turunnya SK dari Presiden melalui Kemendagri tentang jadwal pelantikan. Memang sudah ada jadwalnya, namun kita tetap menunggu SK Presiden sehingga masyarakat kami minta bersabar karena semua ada proses dan mekanisme yang harus dilalui,” terang Hery di Jayapura, pekan  kemarin.

Dia katakan, baru-baru ini berkas usulan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih sudah diusulkan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri Repulik Indonesia.

Berkas pengusulan pelantikan sebelumnya ditetapkan melalui sidang paripurna oleh pihak DPR Papua, atas dasar pleno KPU Papua.

“Semua sudah kita usulkan bersama DPR Papua, tinggal sekarang menunggu perintah dari Menteri Dalam Negeri untuk waktu pelantikannya kapan dilaksanakan”.

“Bahkan Ketua DPR Papua juga sudah menandatangi surat itu dan mengantar ke Jakarta. Intinya suratnya sudah diantar ke Mendagri beserta risalah serta semua dokumen yang dipersyaratkan terkait penatapan gubernur dan wakil gubernur terpilih itu.

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Soedarmo menyebut ada kemungkinan pelantikan pasangan itu, diadakan pada 17 September 2018 mendatang. Pelantikan pun digelar secara serentak bersamaan dengan kepala dan wakil kepala daerah terpilih provinsi, di Istana Negara, Jakarta, oleh Presiden Joko Widodo.

Ditambahkan Soedarmo, penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih oleh KPU Papua, wajib dihormati dan dihargai oleh seluruh masyarakat diatas tanah ini. Sebab pasangan calon yang ditetapkan itu, merupakan pilihan dari rakyat sendiri.

Oleh karenanya, dia mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan di wilayahnya masing-masing. “Kepada seluruh masyarakat baik pendukung paslon terpilih maupun lawan politiknya, mari sudah saatnya kita bersatu mendukung pasangan gubernur terpilih”.

“Saya harapkan suasana aman dan damai bisa terwujud dan jangan ada lagi perbedaan. Sudah harus bersatu bersama-sama membangun Papua,” serunya. (Erwin / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here